Dendam Puteri : Li Yao

Dendam Puteri : Li Yao

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 1, 2025
WpInfo
Fiction
Mystery
Seorang putri maharaja yang terkenal tiba-tiba menghilang pada malam perkahwinannya dengan jeneral terkuat kerajaan. Seluruh istana panik, dan pencarian besar-besaran dilancarkan. Namun, beberapa tahun kemudian, seorang gundik baru memasuki istana dengan wajah yang sangat mirip dengan puteri.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Young Genius (Bahasa Melayu)
  • SAPTA ADHYASTA
  • Loka Puteri Ariana
  • Hikayat SULANTARA "kebangkitan Waris KeSembilan."
  • Hati Patik Sudah Dicuri, Hati Tuanku Bila Lagi?
  • Dendam Siluman: Takdir Sang Pewaris
  • Rajaku Sayang [Complete]
  • CINTA SANG PUTERA
  • Sara  :Mo Li Hua ( Vol 2)
  • Puteri Yang Hilang

Dalam hutan yang sunyi, tersembunyi seorang pemuda luar biasa bernama Luqman. Pada usia 15 tahun, dia bukan sekadar remaja biasa,dia adalah seorang genius dengan IQ 500, seorang pemikir yang mampu melihat apa yang orang lain tidak dapat bayangkan. Namun, kehidupannya berubah apabila Sultan Rahman dari Kerajaan Mahligai mengundangnya ke istana setelah mendengar kisah kehebatannya. Tetapi, istana bukanlah tempat yang aman. Pengkhianatan bersembunyi di sebalik dinding megah, musuh bergerak dalam bayangan, dan takhta berada dalam bahaya. Tanpa disangka, Luqman kini menjadi satu-satunya harapan kerajaan. Bersama Putri Aina, puteri raja yang cantik, berani, dan memiliki kecerdasan yang luar biasa,mereka menyusup ke dalam kegelapan istana untuk membongkar rahsia terbesar dalam sejarah Mahligai. Namun, semakin dalam mereka menyiasat, semakin banyak nyawa yang terancam. Musuh bukan sahaja di dalam istana, tetapi juga dari kerajaan luar yang menunggu saat untuk menyerang. Dengan kepintaran, strategi, dan keberanian, Luqman harus berhadapan dengan permainan kuasa yang kejam. Siapakah yang akan menang dalam permainan minda dan tipu daya ini? Adakah seorang genius mampu mengalahkan mereka yang berpengalaman dalam muslihat dan politik? Atau adakah dia sendiri akan jatuh dalam perangkap yang tidak dapat dielakkan? "Di medan perang, pedang boleh membunuh. Tetapi dalam medan politik, satu langkah yang salah boleh menghancurkan sebuah empayar."

More details
WpActionLinkContent Guidelines