We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
SATU NAMA YANG TERTINGGAL

SATU NAMA YANG TERTINGGAL

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Apr 1, 2025
WpInfo
Fiction
Historical
Satu Nama yang Tertinggal Hindia-Belanda, 1942. Sena dan William tumbuh di dunia yang selalu menempatkan mereka di sisi yang berbeda. Sena, seorang pribumi, hidup dalam kesederhanaan, sementara William blasteran Belanda-Pribumi terperangkap dalam identitas yang tak pernah sepenuhnya ia miliki. Sejak kecil, mereka berbagi hari-hari yang sederhana. berlarian di pematang sawah, berteduh di bawah pohon besar, hingga berbagi mimpi-mimpi kecil tentang masa depan. Namun, di tengah tawa dan kebersamaan itu, ada sesuatu yang berubah. Mereka semakin memahami arti kehadiran satu sama lain, meski tak pernah benar-benar bisa mengungkapkannya dengan kata-kata. Tapi perang tidak pernah memberi ruang bagi ikatan seperti ini. Jepang datang, dan bagi dunia yang kian keras, William bukan lagi sekadar seorang anak, ia menjadi buruan. Dalam satu malam, semua yang mereka kenal hancur. William harus pergi, meninggalkan rumah, meninggalkan segalanya, termasuk Sena. Sejak malam itu, William tak pernah kembali. Namun, meski dunia terus berubah, ada satu hal yang tak pernah pudar: satu nama yang tertinggal.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • CINTA BEDA USIA
  • Pendekar Dari Pajajaran
  • Echoes of Us (NickQuille)
  • Pyramid: Temaram
  • Gundik
  • di bawah langit hindia
  •  𝐄𝐥𝐢𝐳𝐚𝐛𝐞𝐭𝐡 [END]
  • The Last Birthday With You

Sebutan wanita rendahan yang orang lain sematkan padanya tak membuat gadis itu menyesali keputusannya. Awalnya ia berpikir demikian, sampai di mana dirinya bertemu dengan sosoknya yang bagai hutan luas. Memberikan kesan tenang diawal, namun menyesatkan saat terlalu jauh melangkah. Perasaan gelisah menghantui seolah pohon-pohon itu siap menelannya dalam keterpurukan saat tak menemukan jalan pulang. Hanya ada hijau, seperti sorot matanya yang begitu dalam. Tak sampai di situ, rentetan kejadian tak terduga yang mengubah hidup dan cara pikirnya membuat Widari menyesali pilihannya. Kata 'andai', hanya sebatas kata yang tak bisa tercapai. Kehilangan orang-orang terkasih membuatnya tersadar, kini hidupnya tak lagi berarti. Keegoisan untuk hidup berdasarkan pilihannya sendiri kini ia sesali. Sosok baru datang. Seorang yang tempat asalnya masih abu-abu, sosok yang tak bisa Widari nilai dengan mudah, punggung lebar yang berdiri di hadapannya, melindunginya tanpa alasan yang jelas, mencoba menerobos masuk tanpa ia beri kesempatan. Hingga akhirnya memilih berakhir, mengakhiri takdir menyedihkan bersamanya dalam keputusasaan dan kehilangan... ____ ____ ● Mungkin terdapat beberapa kesalahan yang tak disadari oleh penulis. ●Semua dalam cerita hanya fiksi semata dan tak ada sangkut pautnya dengan kehidupan asli seseorang. ____ ~JANGAN LUPA MENINGGALKAN JEJAK SETELAH MEMBACA, BERUPA VOTE & KOMEN~ ----- Cerita yang saya buat semata-mata hanya untuk dinikmati dan tidak untuk menyinggung pihak mana pun. Maaf jika ada salah yang tidak saya sengaja ataupun tidak saya ketahui. ----- PERINGATAN! CERITA YANG SAYA BUAT MURNI PEMIKIRAN SAYA SENDIRI. JADI TOLONG JANGAN COPY CERITA INI DENGAN ALASAN APAPUN! PLAGIAT HARAP MENJAUH! ___ NOTE : JIKA TIDAK MENYUKAI WATAK KARAKTER DALAM CERITA INI DIPERSILAHKAN UNTUK BERHENTI MEMBACA ATAU BACA CERITA SAYA YANG LAIN. ____ Publikasi: 15-05-2024 ____ Pictures: Canva & AI

More details
WpActionLinkContent Guidelines