Story cover for Biting an Apple by earlytofall
Biting an Apple
  • WpView
    Leituras 38
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 3
  • WpView
    Leituras 38
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 3
Em andamento, Primeira publicação em abr 01, 2025
Maduro
Aku selalu menganggap love is simple, it's like biting an apple. Aku sama dia yang jelas udah barengan sejak jaman sekolah, kita yang udah tau luar dalem, yang bahkan udah gak ada lagi yang ditutup-tutupi di antara kita berdua. Aku yang gak canggung buat ngungkapin semua hal dan dia yang selalu blak-blakan omongan dan tindakannya.

Aku pikir aku bisa ada sama dia selamanya, sepanjang aku hidup. Tapi aku gak tau harus kayak gimana lagi sekarang. Aku gak bisa apa-apa selain ikutin alur yang ada. Aku gak tau apakah kisah kita bakal punya ujung yang indah, atau bahkan dari awal kita gak pernah punya chance buat bareng-bareng terus.

Aku gak tau akhirnya akan sampai dimana. Yang aku tau, aku sayang dia melebihi rasa sayangku yang lain.

-Jean
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Biting an Apple à sua biblioteca e receber atualizações
ou
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Talvez você também goste
Slide 1 of 8
Soal Rasa 2 cover
Relationshit (Completed) cover
My Favorite Friend (Complete) cover
Drown to You - LingOrm (END) cover
Marriage Contract (Lingorm) cover
Perempuanku | I'm And My Lady (s) II cover
3D Inside cover
Say It, then Stay [COMPLETE] cover

Soal Rasa 2

54 capítulos Concluída

Aku kira ini telah berakhir dengan bahagia. Tapi ternyata aku salah, aku harus mendapatkan sakit lagi setelah ini. _ Jelza menarik nafas dan menghembuskannya. "Aku tau kamu bersama seseorang akhir-akhir ini, dan ku rasa mungkin kamu mencintainya. Cinta di hati kamu sudah tidak untuk ku lagi Nev. Jika kamu mencintai ku, kamu tidak akan mengeluarkan kata-kata yang mungkin menyakiti hatiku. Aku membutuhkan kamu. Tapi kamu yang dulu, bukan kamu yang sekarang" "Gak ada Jel, aku gak sama siapa-siapa" "Feeling wanita gak pernah salah. Kalau kamu benar sekarang buka handphone kamu" "Jel, itu privasi ku" "Ya aku tau. Tapi mari kita lihat apa kamu berkata jujur atau kah tidak?" Neva tidak tau harus berbuat apa-apa lagi, lantaran di handphone miliknya, ada berbagai macam pesan antara dia dan Haikal yang sudah melewati batasan sebagai seorang teman. Jelza lantas tersenyum ke arah Neva, dan segera berjalan melalui Neva. Tapi tangannya sedetik kemudian di tahan oleh Jelza, "Aku memang sedang bersama seseorang, baru memulai, awalnya kami hanya berteman. Makin kesini perasaan itu bertumbuh begitu saja, tapi aku masih mencintai kamu Jel" Tanpa membalas Neva, air mata Jelza mengalir membasahi pipi. Dia menahan sakit yang begitu luar biasa. Tidak menyangka, dia akan merasakan hal ini kembali. Dengan semua restu yang di dapatkan pada hubungan mereka, ternyata tidak cukup bagi seorang Neva. _**