RUBY ZOE
  • WpView
    Reads 989
  • WpVote
    Votes 290
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 28, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Bukan cinta diam-diam yang menunggu akhir bahagia-ini bukan cerita seperti itu. Ini kisah tentang gadis kecil yang centilnya konsisten dari dulu, dengan satu misi: menarik perhatian pria dewasa berusia 34 tahun yang hidupnya mendadak serba tak tenang karenanya. Dulu, saat masih SD, sepupunya itu sudah cukup membuatnya pusing. Kini, dia akan pindah ke kota ini untuk masuk SMA. Lebih parah lagi, dia adalah cucu kesayangan mama. Lengkap sudah. Padahal, pria itu baru saja pulang dari luar negeri. Ia meninggalkan karier stabil demi mengambil alih perusahaan keluarganya-dengan satu harapan: hidup damai, tanpa drama. Tapi siapa sangka, 'gangguan' dari masa kecilnya kembali. Lebih dewasa, lebih cantik... dan lebih sulit diabaikan. 🪷🪷🪷 William Manroe. Pria tinggi 185 sentimeter dengan tubuh tegap dan terawat, mata sipit yang tajam tapi tenang-perpaduan yang membuatnya tak hanya menarik, tapi nyaris memesona. Di lingkungan komplek elit, dia bukan sekadar tetangga, tapi primadona. Banyak tante-tante tak segan menyusun strategi demi menjodohkan putri mereka dengan pria satu ini. Siapa yang tak jatuh hati pada sosok gagah, mapan, dan tampan seperti William Manroe? Tapi semua pesona itu seolah tak berarti saat bertemu dengan kepribadiannya yang dingin dan cuek. Ia bukan tipe yang mudah didekati, apalagi diajak basa-basi. Kalem, jarang bicara, dan punya batas yang tak bisa sembarang orang lewati. Maka tak heran, meski dipuja diam-diam, tak banyak yang benar-benar berani mendekat. William seperti lukisan mahal-indah dipandang, tapi terlalu jauh untuk disentuh. Namun segalanya berubah saat ia kembali bertemu sepupu masa kecilnya-dengan tawa yang masih sama, keusilan yang tak pernah benar-benar hilang, dan tingkah manjanya yang, entah kenapa, tetap saja menyebalkan... sekaligus sulit diabaikan. #2-extrovert [250525] #19-segitiga [260525] #50-goodgirl [250525] star 02/04/2025 finish ....
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JAM 3 SORE
  • CLOVER BESIDE YOU
  • ARGLADIS
  • GRIZLEN {On Going}
  • Kamu
  • SPOILED BABY AND HER LOVER [ᴇɴᴅ] [ᴘʀᴏꜱᴇꜱ ᴘᴇɴᴇʀʙɪᴛᴀɴ]
  • Terima kasih Imajinasi [end]
  • Destiny said. {BERSAMBUNG}

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines