Story cover for Bicker & Bliss by BieApril
Bicker & Bliss
  • WpView
    Reads 66
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 66
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Apr 01, 2025
Apa jadinya jika dua manusia paling problematik saling jatuh cinta?

Suatu kejadian membuat Ashila Megumi a.k.a the problematic queen, dan Zeno Elliot Danapati a.k.a the king of troublemaker terjebak dalam sebuah hubungan yang tak pernah mereka sangka.

Keduanya memiliki kesamaan persepsi dalam memandang semua aktivitas yang berhubungan dengan kesenangan.

Dalam kamus hidup mereka, tak ada yang dikenal sebagai kenakalan remaja, melainkan bagian dari proses pendewasaan dan pencarian jati diri. 

Bukan lagi Yin and Yang, melainkan Yin and Yin.

Bukan lagi the bittersweet, melainkan the bitterness. 

Ashila dan Zeno...

Semesta bahkan mendukung takdir keduanya hingga inisial nama mereka menjadi yang paling awal dan akhir!

Hak Cipta dilindungi dalam Undang-Undang!!!
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Bicker & Bliss to your library and receive updates
or
#194affair
Content Guidelines
You may also like
Collision Course  by Jaesalee06
17 parts Ongoing
Ini kisah tentang cinta segitiga yang tadinya simpel, tapi tiba-tiba upgrade jadi love polygon. Ada rivalitas level sinetron pagi, dendam yang nempel kayak stiker di helm yang udah kelamaan dijemur, dan anak-anak muda yang masih bingung mau galau atau move on. Ada yang denial setengah mati, ada yang pacaran tapi putus-nyambung kayak kabel casan rusak. Dan di tengah semua drama ini, ada satu 'princess' yang entah sadar atau enggak, dikelilingi para 'pangeran'. Ini beneran kisah cinta atau malah harem modern?! --- Member Blitz mundur beberapa langkah. Bukan karena mereka takut, tapi karena mereka benar-benar ingin masalah ini segera selesai. Tidak apa-apa jika Bianca dan Raja harus beradu argumen sampai mulut mereka berbusa, asalkan ada penyelesaian. Keanu sudah bosan mendengar Raja yang setiap malam memainkan lagu yang sama di piano berulang kali di basecamp. Seolah-olah dentingan nada itu bisa meredakan kekacauan di hatinya. Bramasta? Ia sudah lelah melihat Raja yang terus berolahraga tanpa mengenal kata istirahat, seakan keringat bisa menghapus sesaknya. Bastian dan Mahen memang jarang berada di basecamp sekarang, tapi mereka juga mulai muak dengan panggilan telepon dari Raja yang selalu menanyakan hal yang sama-Bianca masih marah nggak? Gue harus gimana? Sementara Aji dan Langit? Mereka sudah lelah lahir dan batin. Lelah menjadi partner balapan Raja setiap kali hati pemuda itu kacau, menemaninya melampiaskan amarah di lintasan jalanan kota. Lelah juga menghibur Bianca yang, meski bersikap kuat di depan orang lain, tetap saja manusia yang bisa rapuh. Intinya? Tidak ada kenyamanan di Blitz setelah dua sejoli itu putus.
You may also like
Slide 1 of 9
K e [y] n a [n]. [COMPLETED] cover
Trouble Maker  cover
Collision Course  cover
between love and edelweiss [CHIKZEE] {END}~ cover
Frekuensi Rasa [END] cover
Alinge (TAMAT) cover
STRICT cover
THE ORDINARY LOVE (✓) cover
mama shani?  cover

K e [y] n a [n]. [COMPLETED]

23 parts Complete

[JANGAN LUPA FOLLOW AUTHORNYA] #2 -fiksiremaja [1 Juni 2018] #13. -fiksiremaja [25 Mei 2018] Cover by: @lenzhy25 SEBAGIAN CERITA DIPRIVAT!!! Tak ada yang tahu tentang hati, kecuali pemiliknya. Jika mulut tertutup rapat, sedangkan hati ingin menggungkap, akankah keduanya menemukan cara yang tepat? Mungkin ini yang terjadi di antara Keyna dan Kenan. Tentang Keyna yang terlalu dungu untuk menunggu, mulutnya tak berani mengucap. Sedangkan Kenan, ia baru menyadari jika pertemuannya dengan Keyna bukanlah pertemuan pertamanya. Lalu di manakah dulu mereka pernah bertemu? Dan siapa sebenarnya Keyna? Ketika semua jawaban telah Kenan dapat, mengapa mulutnya masih mengelak? Padahal hatinya sudah meronta-ronta berteriak. Akankah keduanya bisa menggungkapkan perasaan yang masih semu? Masih terlalu abu-abu? Keadaan keluarga Keyna membuat dirinya harus bersaing dengan Kenan. Kehadiran Kenan yang awalnya hanya membuatnya kesal, kanapa lama-kelamaan justru membuat Keyna nyaman? Apakah dengan kenyamanan saja cukup untuk Keyna? Jika tidak, haruskah Kenan menyerah dan memilih pergi? Atau justru Kenan dapat mencairkan seluruh keraguan yang masih bersarang di benak Keyna? Begitu juga dengan Keyna, akankah dia mempersilahkan Kenan masuk ke dalam hatinya atau justru membuang Kenan jauh dari pandangnya? *** -brilliantradhea 27/02/18