The Hidden Mestophia [Revisi]

The Hidden Mestophia [Revisi]

  • WpView
    Reads 8,081
  • WpVote
    Votes 830
  • WpPart
    Parts 45
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 3, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Bercerita tentang seorang gadis bernama Aneska yang mampu melihat sesuatu yang tak nampak- iblis. Manusia yang telah dijadikan wadah oleh iblis akan memiliki warna merah gelap. Hal ini berhubungan dengan Mitologi Mestophia yang selalu diceritakan oleh ayahnya. Ia berusaha mengungkap kebenaran walau dunia di sekitar menolak keberadaannya. Saat penderitaannya melampaui batasannya. Aneska melakukan hal ceroboh. Namun siapa sangka upayanya itu justru membawanya kepada jurang kebingungan. Ia seolah telah diundang oleh waktu untuk kembali ke masa lalu sebagai seorang prajurit wanita. Banyak sekali hal-hal baru yang bisa ia ungkap. Dari sinilah tekadnya muncul untuk membuat dunia menjadi lebih indah tanpa keberadaan para iblis. Lalu bagaimana Aneska melakukan itu? • Cover: Canva • Pict: Pinterest • Start: April 02, 2025 • Finish: - • Warning: lots of typos scattered around ⚠️Dilarang plagiat⚠️
All Rights Reserved
#481
2025
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALZEA : FEATURED SOULS [END]
  • ANAIAL《TERBIT》
  • Taste Of Love
  • Transmigrasi Liana
  • Kehidupan Ketiga Untuk Alisha
  • Transmigrasi Gadis Gila

Algesa liar, berantakan, dan terlalu akrab dengan kehancuran. Zea cantik, tapi matanya menyimpan luka yang tak bisa dijelaskan. Orang-orang berkata hidup adalah soal pilihan. Tapi bagi Algesa Axeliano Ravanaugh, hidup hanyalah sisa napas dari keputusan orang lain. Ia tidak pernah meminta untuk dilahirkan, apalagi tumbuh besar di rumah yang dipenuhi darah, teriakan, dan kebohongan. Setiap langkah yang ia ambil adalah pelanggaran. Bocah pemberontak yang menantang dunia karena dunia lebih dulu menghancurkannya. Ia melawan. Melawan dunia yang telah merenggut Bundanya. Melawan ayah yang seharusnya sudah terkubur sejak lama. Malam itu, di jembatan tua yang dingin menusuk tulang, Algesa tidak mencari apa pun. Ia hanya ingin diam. Tapi justru di sana, dalam gelap yang lengang, ia menemukan sesuatu yang tak terduga, sepasang mata yang tak asing. Bukan karena ia mengenalnya. Tapi karena luka yang tersembunyi di balik sorotnya terasa terlalu akrab. Zea. Ia bukan gadis baru. Bukan pula gadis baik-baik. Tapi ada sesuatu dalam caranya berdiri, dalam diamnya yang membatu, yang membuat Algesa terus melangkah. Bukan karena ia cantik. Tapi karena ia rusak. Sama seperti dirinya. "Kenapa... lo nolongin gue?" tanyanya lirih, tubuhnya gemetar tak hanya karena dingin, tapi juga karena luka yang terlalu lama disimpan. Algesa menatapnya lama, diam tanpa ekspresi. Petir menyambar di kejauhan, memperjelas gurat tajam di wajahnya yang basah. Tapi kemudian sudut bibirnya terangkat, membentuk seringai kecil, dingin, ambigu, tapi entah mengapa terasa jujur. "Mungkin karena gue suka ngerusak hal-hal yang hampir rusak." ALZEA : 05. April. 2025 By : Rossa Ig : @rossaroxie @_chaterinee

More details
WpActionLinkContent Guidelines