Kembar Bukan Kembar

Kembar Bukan Kembar

  • WpView
    Reads 3,916
  • WpVote
    Votes 622
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 24, 2025
Alzian Devandra Lesmana, lelaki bermanik gelap yang merangkul seribu luka. Sejak kecil, ia ditakdirkan untuk berbagi segalanya dengan kembarannya-Elzion Regandra Lesmana. Namun, kebersamaan mereka tak berjalan adil. Elzi selalu diagungkan, dipuja, dan dirayakan. Sedang Alzi, ia hanya menjadi bayang-bayang retak, menahan sakit tanpa pernah bersuara. Di tengah hidupnya yang suram, hadir Luna-satu-satunya cahaya yang membuat Alzi merasakan hangat. Luna adalah rumah sederhana di balik reruntuhan hatinya, alasan untuk terus bertahan walau lara terus menghujam. Tetapi takdir kembali mempermainkannya, Luna harus pergi ke London untuk menjemput bahagianya, meninggalkan Alzi yang hampir kehilangan pegangan. Ketika semuanya terasa berat dan tak sanggup lagi ditanggung, sebuah strategi membuat Alzi koma. Hidup seakan berhenti, dan meninggalkan tanda tanya besar-akankah ia kembali membuka mata untuk cahaya yang dicintainya, atau selamanya tenggelam dalam gelap yang sejak lama memeluknya? {FOLLOW SEBELUM BACA! DAN DALAM MASA REVISI} 𝐒𝐭𝐚𝐫𝐭: 𝟒 𝐀𝐩𝐫𝐢𝐥 𝟐𝟎𝟐𝟓. 𝐑𝐞𝐯𝐢𝐬𝐢: 𝟐𝟗 𝐀𝐠𝐮𝐬𝐭𝐮𝐬 𝟐𝟎𝟐𝟓-𝐒𝐞𝐥𝐞𝐬𝐚𝐢. 𝐅𝐢𝐧𝐢𝐬𝐡: -
All Rights Reserved
#555
pewaris
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menyerah atau Bertahan?
  • MEMELUK LUKA [END]
  • Lentera Redup {SELESAI}
  • [S4] World Of Wounds
  • Nanti Juga Sampai
  • ALLER

Nggak semua keluarga bisa di sebut rumah. Terkadang, mereka lah luka pertama bagi seseorang. Orang-orang ingin hidup seperti dirinya, apakah sebagus itu topeng yang dia buat?? Ada tangis yang ditahan, ada amarah yang tak bisa di unggkapkan, ada luka yang harus di sembuhkan. Ini bukan cerita tentang mencari kebahagiaan, melainkan bagaimana cara bertahan saat dirinya sendiri ingin menyerah. Jika jalan hidup mu tidak di takdirkan untuk bahagia. Mungkin, kamu takdirkan untuk membahagiakan orang lain. Jangan hukum dirimu sendiri, atas apa yang mereka buat. "Apa aku nyerah aja?" Ucap gadis imut itu. "Menyerah?? Kamu hanya tidak bisa menyadari, bahwa kehadiran mu bisa menerangi kegelapan di hidup orang lain" Jawab pria tampan yang menatap wajah gadis itu penuh kasih sayang". Penasaran bagaimana kisahnya? Yuk baca sampai habis ceritanya^^

More details
WpActionLinkContent Guidelines