Tentang Zoya (HARQEEL)

Tentang Zoya (HARQEEL)

  • WpView
    Leituras 11,845
  • WpVote
    Votos 481
  • WpPart
    Capítulos 36
WpMetadataReadConcluída qui, jul 24, 2025
" Aku tidak bisa memaksakan rasamu untukku, tapi rasa ku tak akan berubah rasanya akan tetap sama meski telah lama"hesa maheswara " menerima segala cacian dan makian serta rasa sakit yang kamu berikan aku sanggup, tapi untuk menjauhimu sedetikpun aku tak mampu" genta sanjaya " bertarung dengan pikiran dan hati akan lebih sulit daripada memukul seribu orang sekalipun" leonel danendra. " jika jalan satu satunya bahagia hanya dengan menikah, maka aku tidak akan memilihnya. " zoya viola gadis dan 3 laki laki yang mengejar dengan tujuan masing masing, mendaptkan kekuasaan, mendaptkan harta, serta mendapatkan kehormatan. akankah 3 laki laki itu bisa menaklukan zoya, pewaris sah 3 pilar perusahaan ternama di kota itu.
Todos os Direitos Reservados
#401
aryamohan
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Misi Pelengkap (Tiga)
  • RUMAH KECIL ITU by : Plavana
  • GEMINTANG HATIKU
  • Sepasang Luka Merajut Asa [END]
  • Lantunan Surah Asy-Syams
  • It Takes Two To Tango
  • Tasbih Pembawa Jodoh
  • Qiyamah Senja-completed
  • My Ex (Marrying My Ex Revisi)
  • Behind Our Eyes

~ini lanjutan cerita ~MISI GABUNGAN sepulang sekolah Zahra mendapat panggilan yang mengharuskan dia menghadiri ekskul stem yang dia sebenarnya tidak mau pergi kesana. Tapi berbeda dengan Yusuf dan Rahman yang tidak banyak protes dan tetap mendatangi ruang ekskul stem. "Arggh, aku padahal udah bilang gak mau ikut loh" omel Zahra sepanjang jalan "Dah tu, kita coba je la, kalau tak seronok baru berhenti" ucap Rahman "Koleksi stem, jelas la tak seronok, ape la kau ni Rahman" ucap Yusuf "Mana sih ruangannya?" Marah Zahra karena sudah lelah berjalan "Haa tu, bilik stem" ucap Yusuf Mereka bertiga berjalan dan masuk kedalam ruangan tersebut, betapa terkejutnya mereka saat melihat ruangan yang ternyata adalah sebuah gudang. "Ooh, salah masuk kita ni" komentar Rahman Mereka berbalik keluar tapi terkejut saat melihat cikgu bidin didepan pintu. "HWAAA, cikgu bidin. Jangan ngagetin dong" marah Zahra "Korang dah sampai, ambil satu-satu, habistu letak Kat sini" ucap cikgu bidin Mereka bertiga menurut dan setelah meletakkan Stam ke buku tiba-tiba muncul pintu rahasia.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo