Penetrate Your Heart

Penetrate Your Heart

  • WpView
    Reads 569
  • WpVote
    Votes 357
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 12, 2025
Elvina Naya, mahasiswa psikologi yang penuh perhitungan, tak pernah menyangka bahwa pertemuan pertamanya dengan Reyand-mahasiswa teknik informatika dari kampus ternama di Yogyakarta-akan berakhir dengan kesalahpahaman yang memalukan. Di kota pelajar yang terkenal akan semangat intelektual dan budaya egaliter, Elvina justru merasa canggung dan enggan untuk sekadar menyapa Reyand yang katanya jenius, tetapi bersikap dingin dan tertutup. Namun takdir di kota ini tak pernah membiarkan dua hati yang saling berlawanan menjauh begitu saja. Elvina yang baru saja pindah ke apartemen kakaknya terkejut saat tahu unit yang ia tinggali ternyata satu lantai dengan milik Reyand. Kota yang awalnya terasa luas kini perlahan menyempit, seolah semesta ingin mereka saling melihat lebih dalam. Di balik suasana Yogyakarta yang tenang dan sarat makna, Elvina mulai merasakan gejolak yang tak bisa ia abaikan. Apakah semua ini karena Reyand? Atau karena hatinya yang diam-diam telah berubah, membuka ruang yang selama ini ia segel rapat?
All Rights Reserved
#712
musuh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ZYSAVA : Cinta Mendarat di Hati Sang Perancang Langit"
  • Mr. Congkak
  • KISAH DI BALIK KESALAHAN
  • Akhir Dari Senja (End)
  • CEYRON ALLISTAIR
  • Naya
  • HAIKAL And Secret Romance

Kembali ke kampus setelah menyelesaikan pertukaran pelajar, Alshava tak menyangka hidupnya akan dipenuhi kekacauan. Semua bermula dari perjodohan yang tidak diinginkan dan Zyrion, pria dingin dari Teknik Penerbangan yang sama baru menyelesaikan pertukaran pelajar, yang seolah selalu menjadi pusat masalahnya. "Aku tidak tertarik dengan perjodohan ini," ujar Alshava tajam. Zyrion menatapnya dengan ekspresi datar, lalu menyeringai kecil. "Bagus. Karena aku juga tidak pernah menginginkanmu." Namun, takdir seolah bermain dengan mereka. Dari pertengkaran panas hingga pertemuan yang tak bisa dihindari, keduanya terjebak dalam hubungan yang semakin rumit. "Kau menyebalkan," geram Alshava. "Tapi kau selalu melihat ke arahku," balas Zyrion santai, membuat gadis itu terdiam. Di antara ambisi, ego, dan perasaan yang tak terduga, batas antara benci dan cinta semakin kabur. Tapi saat kenyataan mulai menghantam, mampukah mereka bertahan-atau justru hancur oleh perasaan mereka sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines