Mengisi cangkang Kavira

Mengisi cangkang Kavira

  • WpView
    Reads 21,282
  • WpVote
    Votes 1,392
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 9, 2026
FOLLOW DULU AKUN AUTHOR YUK!! Ini cerita kedua akuu, kalau bisa... mampir dulu ke akun aku yuk! Di sana ada cerita transmigrasi jiwa juga loh, dijamin seru deh! --- "Dingin itu bukan sikap. Kadang, itu cara satu-satunya untuk bertahan." --- Mengisi cangkang Kavira adalah sesuatu yang tidak pernah sama sekali ia bayangkan sebelumnya. Kehidupan yang jauh berbeda dengan dirinya saat di dunianya yang dulu, dimana hanya kehampaan dan luka yang menjadi pendampingnya kini kehangatan yang asing selalu menghampiri setiap langkahnya. Kiara terbangun dalam tubuh yang bukan miliknya, terlalu berbeda dan asing, namun memantulkan bayangan yang kini harus ia hidupi. Nama baru menyambutnya, ruang asing menerimanya tanpa tanya, seolah semuanya telah menyiapkan tempat untuknya sejak lama. Tak ada kejar-kejaran waktu, tak pula tekanan yang memaksa. Namun dalam diam ia mulai bertanya. Apakah ia sekadar pengisi ruang kosong dalam tubuh yang ditinggalkan, ataukah ini kesempatan kedua untuk menemukan sesuatu yang tak sempat ia genggam sebelumnya? Di antara sapaan yang tulus dan rutinitas yang teratur, ia tetap dengan pribadinya sendiri tanpa mengubah atau menyesuaikan sesuai pribadi jiwa yang menghilang dari raga ini. Kiara dengan sikapnya yang dingin, sorot mata teduh, dan suara yang tak banyak bicara, tapi menyimpan banyak tanda tanya. --- DON'T PLAGIAT🫰🏼
All Rights Reserved
#57
berpindahjiwa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Our Transmigration? Our? [ON GOING]
  • ALZENA (THE GATE UNDER THE WATER)
  • GA Transmigration
  • 𝑻𝑰𝑴𝑬 𝑻𝑹𝑨𝑽𝑬𝑳 : 𝑂𝑓 𝑎 𝐶𝑜𝑙𝑑-𝐻𝑒𝑎𝑟𝑡𝑒𝑑 𝑊𝑜𝑚𝑎𝑛
  • Natya's Second Life [ END ]
  •  Araya's Life
  • SOLO
  • I'M Nagatha [END]

[JANGAN LUPA FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA YAA] Bus yang ramai dan penuh terasa begitu menyesakkan, di tambah lagi dengan aroma-aroma tidak menyenangkan yang entah berasal dari mana berhasil membuat gejolak untuk turun dari bus semakin besar. Tapi belum sempat ia ingin menekan tombol untuk turun karena tas nya yang tertinggal, bus itu telah berhenti sendirinya di barengi oleh truk besar yang melaju dengan kencang ke arah mereka. Teriakan ketakutan memenuhi bus itu, betapa sialnya orang-orang di bus itu, ada yang ingin segera pulang untuk merayakan ulang tahun kakaknya, ada yang ingin segera belajar, dan bahkan ada yang ingin segera mengistirahatkan diri setelah melalui hari yang begitu melelahkan, tidak terkecuali Noura, seorang gadis SMA yang ceria yang baru saja putus dengan pacar 5 harinya itu. Pikiran awal Noura yang mengira dirinya tidak selamat atau kalau selamat pun cedera berat langsung terbantahkan oleh pemandangan pertama yang dilihatnya begitu membuka mata. Tunggu, ada dimana ia sekarang? Ini bukan rumah sakit, ini juga bukan rumahnya. Dimana ia sekarang? Dan kenapa gadis berseragam pelayan di depannya ini ketakutan? Apakah ia benar-benar bertransmigrasi?? Kenapa abangnya ada di sana?? Note : Cerita murni dari otak walaupun banyak inspirasi dari luar, jadi plis jangan plagiat ya, terimakasih 🙏🏻💓 Cover : Edit in canva

More details
WpActionLinkContent Guidelines