UJIAN
  • WpView
    Reads 395
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 7, 2025
Semuanya berawal dari sebuah bangku kosong di salah satu kelas. Tidak ada yang tahu kenapa bangku itu selalu dibiarkan begitu saja. Tidak ada yang berani duduk di sana. Sampai suatu hari, satu per satu murid mulai mengalami kejadian aneh-bisikan di tengah ujian, bayangan yang muncul di tempat seharusnya kosong, dan perasaan bahwa mereka selalu diawasi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sekolah di Balik Kabut
  • CERITA HOROR SEKOLAH
  • REKSA: The Last Bell
  • Misteri di asrama tua
  • SEPATU MIA [END]
  • Proyek 17: Korban yang Terpilih
  • Rahasia yang Terkubur
  • The Vacation
  • 18:01 - Kebenaran pembunuhan berantai 20 tahun lalu
  • My beautiful youth

Livia berdiri di depan pintu gerbang SMA Harapan Baru, menatap bangunan besar yang tampak lebih tua dari yang ia bayangkan. Sekolah ini tidak seperti sekolah-sekolah lain yang pernah ia lihat. Gedungnya tinggi, dengan arsitektur kuno dan cat dinding yang mulai memudar. Di sekitar sekolah, kabut tipis menggantung di udara, memberi kesan bahwa segala sesuatu di sini selalu diliputi misteri. Livia merasa cemas, meskipun ia berusaha menyembunyikannya. Pagi ini adalah hari pertama di sekolah baru setelah keluarganya pindah ke kota ini. Sebagai anak yang sering berpindah-pindah tempat tinggal karena pekerjaan orang tuanya, ia sudah terbiasa dengan kehidupan baru, namun kali ini ada sesuatu yang berbeda. Di dalam dirinya, ada sebuah kekuatan yang tidak bisa dijelaskan, sesuatu yang tidak dimiliki oleh anak-anak seusianya. Sejak kecil, Livia sudah bisa merasakan hal-hal yang tidak bisa dilihat orang lain-suara-suara di malam hari, bayangan yang bergerak tanpa sebab, dan kadang-kadang, ia bisa mendengar bisikan yang membuat hatinya berdebar. Ibunya selalu mengingatkan untuk tidak memberitahukan siapa pun tentang kemampuan ini. Dunia orang biasa, katanya, tidak akan mengerti.

More details
WpActionLinkContent Guidelines