SEISKA ( land of hope )

SEISKA ( land of hope )

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 4, 2025
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Seiska... terlahir dalam labirin tanya, tanpa jalan keluar jawaban. Bayang-bayang misteri menyelimutinya, sejak ia menyadari dirinya bagian dari negeri ini. Bisikan kehancuran dunia, gema terakhir yang mengguncang kalbu membangkitkan keraguan yang merajam. Namun, mata muda Seiska melihat dunia dengan cara yang berbeda. Di tengah gemuruh ketakutan, ia menemukan sebuah kebenaran yang tersembunyi: bukan dunia yang harus disingkirkan, melainkan mereka.. para pemimpin empat penjuru negeri, yang menjadi akar kehancuran. Dalam heningnya malam, Seiska merenung, memikirkan beban yang harus ia tanggung. Ia,seorang wanita muda yang berani melawan arus, melawan kekuasaan yang telah merusak tatanan dunia. Dalam hatinya berkobar api pemberontakan, api yang akan membakar ketidakadilan.
All Rights Reserved
#20
teknologi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MISTERI PETUALANGAN DALAM LABIRIN ILUSI
  • The White Room
  • Cemoro Geni [TAMAT]
  • PURGATORI ARNOLD: KEABADIAN DALAM SIKSAAN
  • Another Aluna

Pernahkah Anda merasa hidup di tengah pesta topeng yang tak berkesudahan, di mana tawa bisa tiba-tiba menjelma menjadi tangis pilu, dan kemewahan menyembunyikan kemunafikan yang menggerogoti nurani? Selamat datang di dunia yang dipenuhi "Warna-warni Kepalsuan," sebuah labirin realitas yang absurd, disaksikan melalui mata seorang tokoh yang terperangkap di dalamnya. Bayangkan seorang komedian melontarkan lelucon getir yang justru mengalirkan air mata, seorang pengemis lusuh memanggul kekayaan yang kontras dengan penampilannya, dan para penguasa negeri berdebat tentang kemiskinan dari balik dinding hotel bintang lima yang gemerlap. Inilah ironi yang menjadi santapan sehari-hari di labirin ini. Namun, kepalsuan tak hanya meracuni panggung sosial. Bahkan cinta yang seharusnya suci pun ikut terdistorsi, bertransformasi menjadi tragedi prematur akibat idealisme yang membutakan dan nafsu yang membutakan. Di tengah pusaran kejanggalan ini, tokoh utama kita merasakan mual yang kian mencekik, sebuah reaksi naluriah terhadap kepura-puraan yang merajalela. Terjebak dalam labirin tanpa ujung, satu pertanyaan terus menghantuinya: di manakah gerbang menuju keaslian di tengah gemerlap kepalsuan ini? Bersiaplah untuk menyelami sebuah narasi yang akan mengusik keyakinan Anda tentang realitas, mempertanyakan setiap senyum dan air mata yang Anda lihat, dan membawa Anda dalam pencarian kebenaran yang tersembunyi di balik indahnya kebohongan. Apakah tokoh kita akan berhasil menembus "warna-warni kepalsuan" yang mengitarinya, ataukah ia akan selamanya menjadi bagian dari sandiwara tanpa akhir ini?

More details
WpActionLinkContent Guidelines