Rumah dalam Dekapan

Rumah dalam Dekapan

  • WpView
    Leituras 664
  • WpVote
    Votos 120
  • WpPart
    Capítulos 16
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, mai 5, 2025
WpInfo
Ficção
Romance
"Rumah bukan sekadar bangunan kadang, ia hadir dalam bentuk pelukan yang tak kita duga." Alya tumbuh dengan luka dan kemarahan sejak ayahnya meninggalkannya demi keluarga baru. Namun ketika ibunya meninggal, ia tak punya pilihan selain kembali ke rumah yang terasa asing. Di sana, ia bertemu ayah, ibu tiri, dan Raka anak lelaki yang sulit ditebak. Di balik dinginnya dinding rumah itu, perlahan terbuka luka lama, rahasia, dan rasa yang tak biasa. "Rumah dalam Dekapan" adalah kisah tentang memaafkan, menerima, dan menemukan kembali arti rumah di tempat yang paling tak diharapkan.
Todos os Direitos Reservados
#317
kekecewaan
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Peluk Aku, Tuan
  • KARAFERNELIA
  • Rumah penuh luka
  • Kesedihan [SELESAI]
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Tanpa Rumah
  • STAR ALIGN

Fazeta Aurelina Wijaya, gadis yang tumbuh di keluarga tanpa cinta, hidupnya penuh luka dan ketakutan yang ia sembunyikan rapat-rapat. Baginya, cinta hanyalah ilusi yang mematahkan, sesuatu yang tak pernah ia percaya. Zeta menyimpan segalanya sendiri-luka, ketakutan, dan rasa hampa yang mendalam. Tidak ada yang tahu, tidak ada yang mengerti, sampai Atharva Kaizar datang dalam hidupnya. Atharva, anak laki-laki yang terlihat nakal, keras di luar, tetapi ternyata memiliki sisi lembut yang mampu melihat retakan dalam hati Zeta. Ia tidak berusaha memperbaiki Zeta, tetapi hadir di sampingnya, menawarkan kehangatan yang tidak pernah Zeta rasakan sebelumnya. Dan perlahan, Zeta menemukan kekuatan di balik senyuman Atharva, keberanian untuk menghadapi rasa takutnya, dan alasan untuk tetap bertahan. Dia mulai percaya, meski dengan hati yang masih dipenuhi luka. Ketika rasa takut akan kehilangan mulai menghantui, Zeta menuangkan segalanya dalam sebuah karya tulis. Sebuah cara untuk mengabadikan Atharva, agar jika suatu hari dia benar-benar pergi, Atharva tidak akan hilang sepenuhnya dari hidupnya. Dalam goresan pena, ia menulis, "Jika kau menemukanku tersesat dan tak tahu akan kemana, tuntun aku. Jika kau menemukanku disaat aku sedang menangis tersedu-sedu, tenangkan aku. Jika kau menemukanku terperangkap di ruang gelap dan tak ada seorang pun di sana, peluk aku, Tuan..." Bagi Zeta, Atharva adalah jawabannya, pelukannya adalah tempat pulang, dan senyumannya adalah cahaya dalam ruang gelapnya. Namun, apakah Atharva akan selalu ada untuk Zeta? Atau takdir punya rencana lain yang lebih sulit mereka terima? "Peluk Aku, Tuan" adalah cerita tentang luka, cinta, dan keberanian untuk percaya kembali, meski hati telah hancur berkali-kali. Di tulisanku, dia itu nyata.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo