We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Through the Glass | OhmNanon

Through the Glass | OhmNanon

  • WpView
    Reads 672
  • WpVote
    Votes 58
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Sat, Apr 12, 2025
WpInfo
Fanfic
Genre: Angst, Hurt/Comfort, Drama Latar: Dunia modern, dengan sentuhan melankolis. Sebagian besar cerita berlangsung di sebuah rumah sakit dan di sebuah apartemen kecil dengan jendela besar yang menghadap ke kota. Ohm dan Nanon telah bersama selama bertahun-tahun, saling mencintai dalam keheningan yang hanya mereka pahami. Namun, kecelakaan tragis merenggut lebih dari sekadar kebahagiaan mereka-Nanon terjebak di antara dunia hidup dan mati, sementara Ohm hanya bisa melihatnya dari balik kaca ruang ICU. Setiap hari, Ohm datang, duduk di bangku di luar ruangan, berbicara kepada Nanon yang tak pernah merespons. Tapi entah bagaimana, di dalam dunianya yang sendiri, Nanon bisa mendengar segalanya. Ia terperangkap dalam kegelapan, hanya bisa mengamati Ohm yang menunggunya dengan kesabaran dan rasa sakit yang kian dalam. Sampai suatu hari, sesuatu berubah. Jendela itu bukan lagi sekadar penghalang-melainkan satu-satunya jalan bagi mereka untuk saling menyentuh, meski dalam cara yang paling menyakitkan.
All Rights Reserved
#621
ohmnanon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FOREVER OR NEVER - OHMNON ✅
  • Angel in my life (OhmNanon)
  • Segitiga Bermuda
  • Beautiful Hell (END)
  • Rainbow Mist
  • KISS OF HEAVEN (OhmNanon)
  • Our Long Journey | OhmNanon

" gue ngga suka non lo kaya gitu, gue ngatur ya demi kebaikan lo. " bentak Ohm. " sakit ya, ternyata perjuangku mempertahanin lo ngga berbuah hasil. " ucap Nanon dengan air mata yang mengalir tanpa henti. plakkk... tamparan kasar dari seorang Ohm yang dulu tidak pernah melakukan hal ini kepada kekasihnya namun, hal ini terjadi hari ini. " auhhh sakit, ternyata lo tega ya Ohm. " rasa marah dan tangis yang tak henti hentinya dirasakan Nanon. " non maaf gue bisa jelasin, maaf non gue ngga sengaja nampar kamu. " dengan rasa menyesal Ohm berusaha meminta maaf atas kesalahan yang dia perbuat kepada Nanon. " maaf, gue udah ngga bis- ... " Nanon pingsan, dia begitu lelah dengan masalahnya ini. " Non, bangun non... sayang bangunn " kekhawatiran Ohm seketika meningkat, bercampur aduk dengan rasa sesal yang telah dia lakukan kepada Nanon.

More details
WpActionLinkContent Guidelines