Langit Bangkok dan Tanah Ibuku

Langit Bangkok dan Tanah Ibuku

  • WpView
    LECTURAS 8
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, abr 20, 2025
Khaireen Isvara tak pernah menyangka hidupnya akan sejauh ini. Dari kamar kecil di Bandung tempat ia menulis diam-diam, hingga akhirnya menjejak di Bangkok sebagai penulis profesional. Negeri asing itu mempertemukannya dengan mimpi yang dulunya hanya ia simpan dalam kepala: naskah-naskahnya terbit, senja-senja penuh inspirasi, dan... seorang pria yang selama ini hanya bisa ia lihat lewat layar. Namun hidup bukan dongeng yang berhenti di kata "bahagia dan sempurna". Saat Reen akhirnya menikah dengan seorang pria, cerita mereka seperti puisi yang terus tumbuh. Tapi semakin lama, kerinduan pada tanah kelahiran tak bisa disangkal. Di sela perjalanan singkat, antara hiruk pikuk Bangkok, dan kenangan masa kecil di Indonesia ia mulai bertanya: Apakah tempat terbaik untuk tinggal, selalu tempat di mana kita bermimpi? Atau justru tempat yang membuat kita merasa pulang? Karena terkadang, langit yang paling indah... adalah langit yang kita lihat dari rumah sendiri.
Todos los derechos reservados
#788
relationship
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • JAM 3 SORE
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • This City
  • DI AMBANG PERPISAHAN
  • Uncontrollable Love
  • Written Into Reality
  • Luka dan Obatnya
  • Koneksi Dekat : Cinta yang Tak Terduga
  • Bangun Cinta Satu Atap

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido