Detak Terakhir di Jam Pelajaran

Detak Terakhir di Jam Pelajaran

  • WpView
    LECTURAS 24
  • WpVote
    Votos 14
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, abr 6, 2025
Di sebuah sekolah elit yang terkenal disiplin dan ketat, para siswa mulai menghilang satu per satu, selalu tepat saat jam pelajaran terakhir. Tidak ada tubuh, tidak ada jejak. Hanya jam kelas yang berhenti berdetak, dan aroma kapur yang berubah menjadi amis darah. Ray, seorang siswa baru dengan masa lalu kelam, mulai menerima pesan misterius di bukunya, pesan yang memandu, memperingatkan, bahkan mengancam. Bersama tiga teman yang nekat, ia menyelami labirin rahasia di bawah sekolah, membongkar teka-teki tua, dan menghadapi kebenaran yang seharusnya tidak pernah dibuka. Waktu terus berdetak, dan mereka harus memecahkan rahasia ini sebelum bel terakhir berbunyi. Karena di sekolah ini, setiap pelajaran bisa menjadi yang terakhir...
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • CERITA HOROR SEKOLAH
  • A Message From Hell [SUDAH TAMAT]
  • Proyek 17: Korban yang Terpilih
  • Mystro {On Going}
  • T.E.H. Season 2 - Petualangan Mistis
  • GIRL IN THE SHADOW
  • DEATH CODE
  • Setelah Koma

Di sebuah sekolah menengah yang terkenal dengan gedungnya yang tua dan penuh sejarah, desas-desus mengenai ruang bawah tanah yang terlarang terus menyebar di kalangan siswa. Sekolah ini berdiri megah di atas bukit, dengan pepohonan rimbun yang membuat suasananya selalu terlihat kelam, bahkan di siang hari. Legenda mengisahkan tentang seorang siswa yang menghilang bertahun-tahun lalu di dalam gedung tua itu, dan sejak saat itu, terdengar suara langkah kaki dan bisikan aneh di lorong-lorong saat malam tiba. Suatu malam, sekumpulan siswa yang penasaran memutuskan untuk menyelidiki. Mereka mendengar cerita tentang sebuah cermin besar di ruang musik yang konon bisa memperlihatkan bayangan orang-orang yang sudah mati. Salah satu siswa menghilang saat berani menatap cermin itu terlalu lama. Mereka pun mulai menyadari ada sesuatu yang mengawasi mereka, mengintip dari sudut-sudut gelap, dari ruang kelas yang terkunci, dan dari bayangan di balik tirai tebal. Misteri semakin dalam ketika mereka menemukan buku catatan tua di perpustakaan yang penuh dengan kisah-kisah tragis yang pernah terjadi di sekolah itu. Setiap halaman seolah menceritakan takdir mengerikan seseorang yang seolah ditakdirkan terulang. Tanpa mereka sadari, mereka telah membangunkan sesuatu yang seharusnya tetap terkubur. Ketika mereka mencoba untuk berhenti dan melupakan semuanya, kejadian aneh terus menghantui mereka-seperti suara lonceng yang berdentang saat jam menunjukkan angka 13, atau sosok samar yang berdiri di belakang jendela kelas saat mereka bergegas pulang. Mereka harus mengungkap misteri ini sebelum semuanya terlambat, karena setiap malam yang berlalu, jumlah mereka semakin berkurang.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido