Giwang
  • WpView
    Reads 1,505
  • WpVote
    Votes 661
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 19, 2025
Giwang Arga, pemuda yang dibesarkan di panti asuhan dengan semangat baja, meninggalkan panti asuhan untuk mengejar hidup yang lebih baik. Dari pasar tradisional hingga dunia usaha yang penuh intrik, ia menjalani hari-harinya dengan kerja keras, canda tawa, dan kekuatan yang tak disangka-sebuah cincin misterius yang datang lewat mimpi. Tapi seiring waktu, Arga menyadari bahwa kekuatan sejati bukan hanya soal giwang di jarinya, melainkan tentang masa lalu yang terlupakan dan keluarga yang selama ini tak pernah ia kenal. Saat rahasia terbongkar dan harta menjadi rebutan, Arga harus memilih: tetap jadi anak pasar, atau berdiri sebagai pewaris sah yang siap menyelamatkan warisan darahnya.
All Rights Reserved
#143
ceritamisteri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Teror Keluarga (SELESAI)
  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • Raga Arga  [Sudah Terbit]
  • BLOOD AND OATH
  • 5 Years After Divorce
  • 𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛

Sagra Calendra tumbuh dalam lingkaran keluarga elite yang memiliki koneksi dalam hampir setiap bidang-politik, bisnis, bahkan hiburan. Namun, berada di tengah kemewahan dan pengaruh besar tak lantas membuatnya bahagia. Sejak menginjak usia remaja, Sagra sudah diminta untuk mempelajari jejak langkah ayahnya, Agaras Calendra-sosok pengusaha sukses dan disegani. Harapannya jelas, Sagra akan menjadi penerus bisnis keluarga yang telah dibangun selama puluhan tahun. Tapi di balik semua tuntutan itu, tersembunyi keinginan yang sangat sederhana... Sagra hanya ingin membuka tempat latihan ice skating, mimpi masa kecil yang tak pernah benar-benar padam. Orang tuanya memang tak pernah melarangnya bermain ice skating. Namun, suatu kejadian kelam di masa lalu menghancurkan keharmonisan keluarga kecil mereka-dan sejak itu, semuanya berubah. Sebagai anak tengah, Sagra sering merasa seperti bayangan. Ia tak memiliki kebebasan seperti adiknya, dan tak mendapatkan pengakuan seperti kakaknya. Ia diabaikan dalam banyak hal, namun tetap dituntut untuk menjadi sempurna-sebagai panutan adiknya dan bayangan kesuksesan sang kakak. Di sinilah ia menemukan pelariannya-ice skating dan night ride menyusuri kota yang besar, sendiri, larut dalam pikirannya, dan mencoba menemukan sedikit arti dari semua yang tak bisa ia kendalikan. Dalam satu titik balik hidupnya, Sagra memutuskan untuk meninggalkan rumah-meninggalkan kehidupan mewah yang selama ini memberinya kenyamanan, kekuasaan, dan kesempatan untuk hidup lebih lama. Ia pergi tanpa menoleh ke belakang, berharap bisa mengejar hidup yang lebih sesuai dengan hatinya. Namun, kepergiannya justru menjadi awal dari kehancuran besar dalam keluarganya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines