OOSHANKA [TAMAT]

OOSHANKA [TAMAT]

  • WpView
    Reads 57,225
  • WpVote
    Votes 1,681
  • WpPart
    Parts 52
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Apr 25, 2026
"Oh jadi saya ke pilih magang di perusahaan kamu karena kamu ada maksud lain terhadap saya?" tanya Jia saat dirinya tak sengaja mendengar Sean tengah berbincang dengan Adrian. Adrian, sahabat Sean itu pun keluar perlahan dari dalam ruangan Sean. Sedangkan Jia berjalan mendekat ke arah Sean yang tengah mendudukkan bokong nya di atas meja. Dengan kaki panjang nya Sean berjalan menghampiri Jia tanpa di duga Sean menaruh kedua tangan nya pada pinggang nya membuat Jia berusaha melepaskan pelukan erat tersebut. "Kenapa kamu jadi berbicara dengan bahasa yang baku seperti itu Jia?" tanya Sean dengan mendekatkan bibir nya pada telinga Jia. Perempuan itu menegang saat hembusan nafas Sean mengenai leher serta telinga nya. "Jangan main-main sama saya, saya bisa laporkan kamu ke polisi!" "Silahkan, tapi saya mau melakukan hal lain terlebih dahulu terhadap kamu agar tidak rugi walaupun saya di bawa oleh kepolisian," - Start 08/05/2025
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mine, No Exit (END)
  • kekasih sang CEO(pondphuwin)
  • LUCKEN
  • My Enemy Ayna
  • Little Strawberry Girl [ HIATUS ]
  • LALULA
  • Let Me In (OPEN PO)
  • ASHER

Follow sebelum baca, yaaa! Jangan lupa vote dan komen. Selamat membaca ❤️ ___ Naya selalu punya kendali penuh dalam hidupnya--hingga Rayhan datang dan menghancurkan semua batasan yang pernah ia bangun. Sejak pria itu muncul dengan tatapan gelap penuh obsesi di ruang rapat perusahaan, dunianya jungkir-balik. Rayhan, CEO muda dengan reputasi dingin dan kejam di dunia bisnis, tanpa ampun menyeret Naya ke dalam perangkap cintanya yang obsesif dan posesif. Awalnya, Naya yakin bisa melawan. Tapi setiap kali ia mencoba kabur, Rayhan selalu berhasil menariknya kembali--makin dekat, makin erat, makin dalam. Di antara deretan gedung pencakar langit Jakarta yang sibuk dan penuh intrik bisnis, mereka terjebak dalam hubungan yang dipenuhi kebencian, keinginan, cinta, dan obsesi yang tak berujung. "Aku tidak pernah waras kalau soal kamu, Naya. Kalau kamu berpikir ada jalan keluar, kamu salah. Kamu milikku--tanpa pintu keluar." Di antara logika dan perasaan, batas antara cinta dan obsesi pun semakin kabur. Kini Naya tahu, tak peduli sejauh apapun ia berlari, ia tak akan pernah bisa pergi--karena hatinya sudah lama memilih untuk menetap dalam pelukan Rayhan. Selamanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines