Project Tanpa Deadline

Project Tanpa Deadline

  • WpView
    Membaca 254
  • WpVote
    Vote 113
  • WpPart
    Bab 14
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Apr 27, 2025
Jemima pikir kuliah hanya soal tugas, kelas, dan deadline yang tak ada habisnya. Tapi ternyata, dunia perkuliahan justru memperkenalkannya pada hal-hal yang tak pernah dia pelajari sebelumnya: - Tentang pertemanan yang datang dari arah tak terduga, - Tentang menemukan suara sendiri di antara keraguan, - Dan tentang cinta... yang tidak pernah diberi nama. Damian adalah senior jurusan Teknik Informatika - tenang, sulit ditebak, dan selalu muncul di saat Jemima tidak siap. Mereka sering bersama, tapi tidak pernah benar-benar "jadi". Mereka tahu ada rasa. Tapi tidak ada status. Seperti project tanpa deadline, hubungan mereka terus berjalan... tanpa tahu kapan (atau apakah) akan selesai. Di tengah tumpukan tugas, begadang di ruang studio, dan kopi yang mulai kehilangan rasa manisnya, Jemima harus memilih: Apakah dia akan terus menunggu sesuatu yang tidak pasti, atau mulai menulis ulang kisahnya sendiri? Yukk kepoin ceritanya!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#11
situationship
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Unwritten Chapter
  • Meniduri Wanita Lain [END]
  • COFFEE
  • Mastering Him
  • 3112 (TAMAT)
  • Dear Jodoh [Terbit!]
  • Cinta Itu Kayak Skripsi - Kalau Nggak Dicicil, Nggak Kelar-Kelar!
  • Love Bombing
  • Before Us✓

Mereka kira ceritanya sudah selesai. Ternyata masih ada bab yang belum diurai. --- Haris Yasa Yudhistira, penyanyi muda yang tiba-tiba naik daun dan jadi idola para kawula muda. Seperti musisi pada umumnya, Haris memiliki jadwal yang cukup padat. Adanya rasa lelah hingga muncul permasalahan pada tidurnya menjadi makanan sehari-hari. Hingga malam itu, dia memutuskan untuk mendatangi study cafe di depan studio yang menjadi langganannya setelah beberapa bulan terakhir tak dia kunjungi. Di sana dia bertemu dengan seorang barista perempuan berambut pendek yang sangat dia kenali. Gita Dahayu. Mahasiswa skripsi akut yang menjadi part-time worker di study cafe untuk mengisi waktu luang agar mendapat pemasukan tambahan. Namun pemasukan terhadap waktu luang dambaannya, membuat dia bertemu dengan seseorang yang tak pernah dia sangka sebelumnya. Tak pernah ada satu pun orang yang mengetahui hubungan antara lelaki dan perempuan yang pernah menjadi sejoli ini hingga akhirnya berhenti di tengah jalan. Berpisah selama hampir dua tahun merupakan waktu yang cukup untuk membuat jarak. Namun pertemuannya malam itu seolah menjadi klimaks yang belum mereda. Apakah cerita yang mereka pikir telah mencapai tahap penyelesaian justru hanya berhenti di tahap antiklimaks? Atau ternyata masih ada bab baru di tahap klimaks yang belum mencapai redanya? Atau bahkan masih ada bab lain yang ternyata belum dituliskan?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan