Jauh Di Lubuk Hatiku

Jauh Di Lubuk Hatiku

  • WpView
    Reads 70,545
  • WpVote
    Votes 1,921
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 19, 2026
Bagi keluarga dan kenalannya, seharusnya Tamina sudah mati, tanpa jasad dan tanpa kuburan. Seharusnya tidak ada yang tau kebenaran bahwa dia masih hidup, mereka semua harusnya gembira karena dia tidak akan terus-terusan membuat masalah lagi. Okey bagus, karena Tamina juga tidak ingin kembali, dia lebih suka jadi sosok tanpa identitas dan tak dikenali seperti sekarang ini. Lalu kenapa.. kenapa Seihan Teran justru menemukannya, laki-laki itu adalah orang yang paling tidak ingin Tamina lihat. Tamina takut, dia tidak mau dipenjara, disiksa untuk menebus kesalahan yang dilakukannya dengan alasan cintanya pada Seihan. Tamina bersumpah dia sudah bertobat, memyesali semuanya dan hidup dalam penderitaan. Dia tidak akan menyusahkan siapapun lagi. Tapi akankah ada yang percaya padanya, terutama Seihan Teran.?
All Rights Reserved
#2
no41ra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •  SEETHE - Never care who's her, just know that you loved me, Sir.
  • Eighteen Again
  • Akan'kah Badai Berlalu? (Sekat Tak Berjarak) SELESAI
  • Caramel Maskiato - END (KaryaKarsa)
  • Mr. Badas (Repost)                     Series Brother-in-law # 4
  • My Regret ( Tamat )
  • Ellard Dark Story
  • DEVIL BESIDE YOU

Disclaimer: Unsur dalam cerita tidak di rekomendasikan untuk umur 21 ke bawah. So, bijak lah dalam membaca!! -Synopsis Draven tak pernah berniat mencintai gadis itu-anak dari wanita yang menghancurkan hidupnya bertahun lalu. Tapi ketika Eleanna, bocah tak berdosa yang ia adopsi, tumbuh menjadi versi muda dari sang mantan, segalanya mulai retak. Bukan karena cinta, tapi karena luka yang belum sembuh. Eleanna tak pernah tahu alasan pria itu begitu dingin namun selalu ada. Ia hanya tahu, pelukan Draven adalah rumah. Tapi rumah itu perlahan berubah jadi labirin-penuh tanda tanya, rasa bersalah, dan sesuatu yang menyerupai cinta. dan di saat batas antara kasih dan cinta mulai kabur, Eleanna mendapati dirinya menatap Draven bukan sebagai ayah, tapi sebagai pria. sedangkan Draven, dalam diam, mulai mencintai bukan gadis itu-tapi kenangan yang diam-diam menjelma dalam tubuh Eleanna. mereka terperangkap dalam ruang yang bahkan waktu pun tak bisa pahami. di antara darah yang tak sedarah, cinta yang tak seharusnya tumbuh, dan kebohongan yang terlalu nyaman untuk dipecahkan. sampai akhirnya, mereka sadar: mungkin rasa ini bukan cinta... tapi pelarian yang terlalu indah untuk dihentikan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines