friends become enemies

friends become enemies

  • WpView
    GELESEN 109
  • WpVote
    Stimmen 16
  • WpPart
    Teile 6
WpMetadataReadErwachseneninhaltLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Fr., Apr. 25, 2025
seorang siswa bernama su xinhao siswa berumur16 dari sekolah elit yaitu Tfhinghschool menjadi incaran dua orang CEO dari perusahaan Zhu entertainment dan Jeremy entertainment dua orang CEO tersebut mengincarnya tanpa alasan yang jelas mengingat su xinhao hanyalah murid yang beruntung masuk ke dalam sekolah itu berkat beasiswa,ia tidak tau kenapa dia orang itu mengincarnya namun kehidupannya seakan berubah total semanjak dia terus diawasi oleh dua orang CEO tersebut seakan memang dia adalah buronan kriminal,dua orang pria itu masing masing menawarinya untuk manjadi partner nya namun xinhao masih dilema antara dia memilih Zhu zhixin atau Zhang ji masing masing orang itu memiliki sifat yang cukup bnyak orang hindari ...... Zhu zhixin memiliki sikap posesif dan ketika incarannya juga di incar orang lain pasti dia tidak akan diam saja ,sedang kan zhangji dia bagaikan serigala berbulu domba sikapnya baik dan ramah pada orang lain sedangkan ketika apa yang harus dimilikinya direbut orang lain dia tidak akan segan melakukan kekerasan demi mendapatkan apa yang seharusnya dimiliki,xinhao hanya bisa berangan angan ketika dia memilih Zhang ji dia mungkin masih tidak akan lepas dari pengawasan Zhu zhixin,dan ketika dia memilih zhangji itu juga sama saja masuk ke perangkap dan manjadi incaran zhangji dan bisakah dia memilih yang tepat
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Don't Talk About Money
  • What Did I Do wrong( Yuzeyu)
  • Stupid Officer {ᬓᬃᬬᬯᬫ᭄ᬩᭀᬤᭀᬄ} WANG ZIHAO
  • Cinta yang Tak Terduga
  • istri kedua tuan wang. (yizhan)
  • Don't call me Darling
  • Oath Behind the Shadows

Pernah ga sih? Kalian sekelas sama anak beasiswa yang ganteng banget, pinter banget, tapi juga sombong banget. Padahal dia tuh miskin banget :( Bukannya Irin judging nih, tapi pernah sekali waktu dia sekelompok sama Tama dan maksa buat kerkel di rumahnya untuk tugas akhir mata kuliah Bahasa Indonesia, dan Irin baru tahu, ternyata di Jakarta masih ada ya rumah yang base nya dari kayu tanpa di semen. Letaknya dalam gang kumuh yang bau sampahnya kemana-mana. Tapi jujurly, kalian ga bakal lihat Tama seperti lingkungannya itu, walau dia juga ikut milah sampah yang bisa di daur ulang atau bisa dijual lagi sama bapaknya, semua hal ini yang mendukung Tama mendapat beasiswa untuk berkuliah di universitas terbaik, di tempat yang sama dengan Irin, lewat jalur surat keterangan tidak mampu. Tapi Irin sangat kagum sama Tama, bukan karena wajahnya aja yang tampan, walau hidup Tama terlihat jauh lebih susah dari Irin yang turun naik Jazz ke kampus, Tama ga pernah sekalipun terlihat mengeluh, ga kaya Irin yang perasaan hidupnya ngeluh mulu, malah pinter juga masih pinteran Tama, makanya Irin suka sama Tama, kalo kata Irin sih suka aja, ga yang gimana-gimana, tapi Irin tuh jadi suka ngintilin Tama, minta sekelompok sama Tama, minta diajarin Tama, mau makan bareng Tama atau bawain bahkan beliin Tama makanan, nawarin Tama balik bareng, mau main ke rumah Tama, sampai Tama tuh jengah, dan dari situ Irin menyimpulkan Tama sombong berikut berpemikiran sempit. "Kamu bisa ga? Ga usah dekat-dekat dengan saya? Saya ga butuh belas kasihan kamu, Irin. Jangan bawain saya makanan lagi, ga perlu tawarin saya pulang bareng kamu karena saya bisa sendiri. Jangan masuk ke dunia saya karena kamu tidak cocok. Kamu tidak perlu menempatkan diri sebagai saya karena kamu tidak tahu bagaimana kehidupan saya berjalan. Tapi di luar semua itu, saya bisa menjalankan hidup saya sendiri, tanpa bantuan kamu" Tapi, prinsip Irin tetap satu sejak awal. "Kamu lihat aja, kamu bakal balik dan ngemis cinta sama aku!"

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien