AMORFATI

AMORFATI

  • WpView
    Reads 491
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 6, 2025
Mencintaimu, seakan memeluk erat kesedihan dan kebahagiaan secara bersamaan. Tentang hati, tentang luka, tentang cinta Amora dengan pria asing yang menarik paksa Amora masuk ke dalam hidupnya setelah suatu kejadian menimpa keduanya, Averti. Namun takdir membawa Amora dalam kisah cinta setiga masa lalu Averti. Kehidupan Amora berubah menjadi lebih rumit, seolah sedang menyusun puzzel hatinya yang berantakan. Mampukah Amora menyelesaikan puzzel hatinya atau malah menyerah? Amorfati.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Saat Cinta Tak Terucap
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Lebih Indah
  • secret AMIRA (END)
  • Semua Tentang Luka [ END ]
  • AMORAIGER 2 [COMPLETED]
  • Persona
  • Kita Sembuh Bareng?
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]

Aira, seorang mahasiswi seni yang introvert, merasa nyaman dengan dunianya yang sunyi. Di balik ketenangannya, ada luka lama yang masih mengganggu hatinya-rasa takut untuk jatuh cinta lagi setelah perpisahan traumatis dengan ayahnya. Ia memilih untuk hidup tanpa melibatkan perasaan, menjalani hari-harinya dengan rutinitas yang aman dan terkontrol. Namun, semuanya berubah saat ia bertemu dengan Raka, seorang mahasiswa film yang baru pindah ke kampusnya. Raka yang ceria dan penuh perhatian membuat Aira merasa tak nyaman, tetapi perlahan ia mulai melihat sisi lain dari diri Raka yang membuatnya merasa dihargai dan dipahami. Meskipun demikian, Aira masih diliputi ketakutan akan hubungan yang lebih dalam. Seiring berjalannya waktu, perasaan antara mereka semakin berkembang, tapi Aira berusaha keras untuk menghindarinya. Dia takut jika dirinya membuka hati, luka lama itu akan terbuka kembali. Raka, yang jatuh cinta pada Aira, tidak ingin menyerah begitu saja. Dia tahu ada lebih banyak di dalam diri Aira, dan dia bersedia menunggu. Akankah Aira mampu menghadapi ketakutannya dan menerima cinta yang datang dengan perlahan? Ataukah ia akan terus membiarkan cinta yang indah itu hanya menjadi sesuatu yang tak terucap?

More details
WpActionLinkContent Guidelines