Takdir antara langit dan bumi

Takdir antara langit dan bumi

  • WpView
    Membaca 69
  • WpVote
    Vote 10
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Mei 7, 2025
[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] "Takdir antara langit dan bumi" Ketika dua hati dipertemukan di jalan yang tak pernah direncanakan, hanya takdir yang mampu menjawab-apakah perbedaan itu akan memisahkan, atau justru menyatukan? Dia, lelaki biasa yang masih mencari arah. Dan dia, perempuan yang langkahnya sudah berpijak pada cahaya. Di hamparan takdir antara langit dan bumi, keduanya dipertemukan. Bukan untuk saling memiliki... tapi untuk saling mengenal arti dari cinta yang sebenarnya: ikhlas. .
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Benang Senja
  • Gus (Tamat)
  • Kutemukan Cinta Di Tanah Suci
  • Screat Captain-completed
  • Gus Zhafi
  • Jodoh Tak Mungkin Tertukar
  • Dia Dan Lukisan
  • Imamku yang Terlambat (Short Story)
  • Cinta Dalam perjalanan Takdir (Tidak Lanjut)

Tanpa banyak bicara, dia mendekat, jaraknya hanya beberapa inci dariku. 'Kalau kamu butuh pelarian untuk melupakan sejenak, aku di sini.' ... "Menatap langit senja, cahaya matahari bergulir perlahan, lembut seperti seutas benang halus yang melintas di atas air. Kilauannya memantul sekejap, sebelum lenyap perlahan, meninggalkan jejak gulita yang sunyi." "Cinta bagaikan langit malam, Indah, kupilih satu bintang Namun redup.. Kupilih bulan sebagai gantinya." ... "Aku tidak memilihnya, bagaikan bayangan di tengah terik, menawarkan teduh yang kubutuhkan tetapi membawa dingin yang tak pernah kuinginkan. Ia adalah pelarian dari dunia yang menghimpitku, namun perlahan, aku sadar, aku sedang berlari menuju jurang yang lebih dalam." "Apakah sebuah takdir? Apakah ini sebuah kesalahan takdir? Apakah takdir menyeret kerah bajuku untuk berlutut diatas semua kekacauan ini." "Takdir itu bernama Nara" . . "Cerita ini fiktif. Kesamaan nama atau latar tempat bersifat kebetulan."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan