Rumah Yang Tak Pernah Ada

Rumah Yang Tak Pernah Ada

  • WpView
    LECTURAS 1,667
  • WpVote
    Votos 132
  • WpPart
    Partes 12
WpMetadataReadConcluida mar, sep 2, 2025
"Semua orang punya jalan hidup yang berbeda, dan kita di paksa menerima keadaan yang ada" --- Mereka dilahirkan dalam satu atap, namun tumbuh dalam tujuh arah yang berbeda. Ketika ayah pergi tanpa pamit dan ibu memilih hidup untuk dirinya sendiri, tujuh saudara kandung harus menghadapi dunia tanpa tempat untuk pulang. Satu per satu mereka dipisahkan oleh keadaan-diasuh saudara jauh, diadopsi, dititipkan, bahkan ada yang harus bertahan sendiri di jalanan. Meski terpisah, satu hal tetap sama: kenangan masa kecil yang hangat dan ikatan darah yang tak bisa diputuskan waktu. Tujuh anak yang terluka, tujuh jalan yang penuh luka, dan satu harapan yang tetap hidup-bahwa suatu hari nanti, mereka bisa menemukan rumah... bukan tempat, tapi hati yang saling menerima. ---
Todos los derechos reservados
#634
nishimurariki
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Angkasa dan Cerita
  • Jangan Ajari Aku Sabar [END]
  • laut yang membawanya pergi (END) ✓
  • Master ft Jay Park of Enhypen [COMPLETED]
  • Semesta dan Lukanya [TERBIT]
  • ✓ Home
  • Luka 🔞 (HeeKi ft.Sunghoon & Jay)
  • 7 SOULS [END]
  • SKY
  • Luka Si Bungsu [HIATUS]

Hidup tak pernah benar-benar bisa ditebak. Kadang, harapan yang dibangun sejak kecil hancur seketika oleh kenyataan yang tak diundang. Narthana adalah anak laki-laki yang tumbuh dengan cinta dan impian besar. Sejak kecil, ia percaya bahwa keluarganya adalah rumah paling aman di dunia-tempat di mana Papa dan Mama akan selalu ada, menggenggam tangannya hingga dewasa nanti. Ia pernah berkata, suatu hari nanti, ia akan membawa kedua orang tuanya keliling dunia, naik pesawat besar miliknya sendiri. Tapi hidup tak pernah bertanya apakah kita siap kehilangan. Ketika kenyataan mengguncang fondasi kebahagiaannya, Narthana dipaksa tumbuh dalam sunyi. Ia harus menelan pahitnya perpisahan yang tak bisa dilawan, dan memeluk luka yang tak bisa dipulihkan waktu. "Mulai hari ini, Nana bersama Papa, ya?" Kalimat yang sederhana, tapi menyimpan beban yang tak terucapkan. Ini adalah kisah tentang kehilangan, tentang janji yang tak selalu bisa ditepati, dan tentang bagaimana seorang anak belajar menerima takdir tanpa kehilangan jiwanya. Sebuah perjalanan yang mengajarkan bahwa hidup tak selalu tentang memiliki, tapi tentang bagaimana tetap mencintai-meski dari kejauhan. Sebab Tuhan menulis kisah setiap manusia dengan cara yang berbeda, dan setiap air mata menyimpan makna yang tak pernah sia-sia.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido