Hampa Merangkai Duka

Hampa Merangkai Duka

  • WpView
    Membaca 551
  • WpVote
    Vote 150
  • WpPart
    Bab 34
WpMetadataReadLengkap Sen, Jul 7, 2025
|| Sebelum membaca jangan lupa follow|| "kelahiranku tak pernah ku sesali, namun apa aku tidak berhak menanyakan keberadaan mereka?," "Aku juga seorang anak gadis yg ingin tahu, apa itu kehangatan dalam keluarga." "Dinginya angin malam dan sakit nya sendirian tak perlu lagi kutanyakan pada orang lain," "Bundaa..., Ayah..., kalian dimana?." "aku ingin melihat wajah kalian walau sekali saja, khiks!..." Isak tangis seorang remaja berusia 18 tahun itu, ia terduduk lemas di kursi taman sendirian. --- "Jantung ini akan selalu berdetak untuk ayah, bahkan sampai tubuh aku udah menyatu dengan tanah sekali pun," "Kalau itu terjadi, aku harap ayah selalu mengingatku di setiap detak nya," Ucapan Zahirah mengalun di benak Luqman, pria paru baya itu terus memegangi dadanya, sambil menatap batu nisan dengan tumpukan tanah yg masih basah. "Hukuman macam apa yang kau berikan pada ayah nak?, detak nya benar benar terus menghantui ayah dengan rasa bersalah," gumam Luqman memainkan kelopak bunga di atas tanah basah itu. --- "Kenapa Lo ninggalin gue untuk yg kedua kalinya?, mana janji yg selama ini Lo kasih buat gue Zah?," "Rumah gue benar benar Lo bawa pergi," "Gue hancur Zah, bawa gue pergi kemanapun Lo pergi," "Gue nggak bisa tanpa Lo," _________________________ tiktok.com/@by_maipaaa
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#253
ketidakadilan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Rumah Penuh Cerita
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • TRAUMATIZED🪽(END)
  • ALEYA~~
  • Tiga penjaga papa (END)
  • BabysitterBoy
  • GRIZLEN {On Going}
  • Ciel Wiratama or Ciel Pradipta
  • Cakra's Last Embrace. | End |
  • Become Baby Boy✓

Pernah lihat ayah ngantor sambil bawa bekal berisi jepitan jemuran karena salah ambil? Atau ibu yang bisa nyari remote TV pakai feeling seorang ninja? Selamat datang di rumah Reyhan dan Nadia, tempat segala kekacauan kecil terasa... ya, lumayan menghibur. --- Reyhan (34), ayah kantoran yang ingin jadi ayah idaman, tapi lebih sering jadi korban keusilan anak-anak dan deadline. Nadia (32), ibu rumah tangga multitugas: bisa masak, beresin rumah, bantu PR, dan tetap sempat update drama Korea. Kirana (8), si kakak cerewet yang suka bertanya hal random kayak, "Kenapa awan nggak jatuh ke bumi?" Arga (4), si adik polos yang percaya kalau makan sayur bisa bikin dia berubah jadi Hulk. Sayangnya, dia tetap susah makan. Dari rebutan bantal sampai insiden cat air tumpah ke dokumen penting ayah-semua jadi bagian dari keseharian yang kocak tapi manis. Dan di balik semua kekonyolan, ada pelajaran kecil tentang kesabaran, pengertian, dan cinta.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan