We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Here With Me

Here With Me

  • WpView
    Reads 172
  • WpVote
    Votes 75
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 3, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
"Lo percaya nggak sama yang namanya kehidupan kedua?" tanya Sheila menatap Jericho lamat-lamat. Sheila tahu meyakinkan Jericho tetang hal-hal di luar nalar bukanlah hal yang mudah. "Maksud lo kesempatan kedua untuk hidup?" "Hampir sama, cuma mungkin sudut pandang kita beda." "Dari sudut pandang lo gimana?" Jericho masih belum melihat ke arahnya, tapi Sheila bisa mendapati harapan yang tersisa di mata indah itu. "Misalkan orang yang udah meninggal karena tragedi, orang itu hidup lagi. Tapi di raga yang berbeda." "Gue percaya."
All Rights Reserved
#504
secondlife
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [Complete] Fate in Chains
  • LUMEN: Awal Perjalanan Takdir
  • Dandelion [Proses Revisi]
  • Ashilla's Chance
  • Satu Ruang Untuk Bahagia
  • Finding The Light ~ Moqeel  [COMPLETE]
  • Lost in Reverie [Moqeel]

FATE IN CHAINS a Sequel of "Senja di Balik Hujan" Dua tahun berlalu sejak tragedi yang menjerat mereka, namun Alden dan Asyilla masih terperangkap dalam lingkaran yang sama-hubungan yang penuh gairah, ketergantungan, dan obsesi yang nyaris tak masuk akal. Alden, kini seorang mahasiswa teknik yang tampak tenang dan rasional, sebenarnya tak pernah benar-benar bisa melepaskan diri dari Asyilla. Setiap langkah gadis itu, setiap jejak keberadaannya, selalu dalam pantauannya. Ia bukan hanya mencintai Asyilla-ia membutuhkannya. Asyilla, siswi SMA tingkat akhir yang tampak rapuh di luar, justru menyimpan ketakutan yang berlawanan. Ia tahu bahwa Alden selalu ada di sekitarnya, selalu memperhatikannya dari bayang-bayang. Dan alih-alih menjauh, ia justru merasa tak bisa hidup tanpanya. Hubungan mereka bagaikan tarian yang penuh gairah sekaligus berbahaya-terlalu dekat bisa menghancurkan, tetapi menjauh hanya akan membuat mereka semakin haus satu sama lain. Alden tak bisa menerima dunia di mana Asyilla bukan miliknya, sementara Asyilla tak bisa membayangkan hidup tanpa Alden yang terus memburu dan memilikinya. Mereka saling melahap, saling mencabik, saling menghancurkan, tetapi tak satu pun yang mau melepaskan. Ketika batas antara cinta dan obsesi semakin kabur, mereka harus menghadapi kenyataan: Apakah ini cinta, atau hanya permainan bertahan hidup yang brutal? - "Cila... There's no way out for us. Even if you want to run, you can't." - Raja Alden Rylan "My eyes are all around you, Alden. Jangan coba macem-macem. You're mine forever." - Asyilla Qeenar

More details
WpActionLinkContent Guidelines