Setitik Cahaya Untuk Kalingga [ON GOING]

Setitik Cahaya Untuk Kalingga [ON GOING]

  • WpView
    Reads 1,638
  • WpVote
    Votes 927
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 31, 2025
Kalingga Niskala, laki-laki dengan seribu luka yang ia dapatkan dari keluarganya sendiri. Dirinya belum menemukan apa definisi bahagia yang sesungguhnya, dirinya tak pernah merasakan bahagia sedikitpun. Setiap hari luka dihati dan batinnya semakin bertambah, dirinya semakin merasakan penderitaan tak ada kebahagiaan sedikitpun yang menghampiri dirinya. Perlahan perasaan lelah mulai muncul dibenaknya, perasaan ingin bertahan dan menyerah selalu mengiringi hari-harinya. Bagi Kalingga untuk apa bertahan jika selalu menderita setiap harinya? Tapi, dirinya juga ingin merasakan kebahagiaan didunia ini, terutama kebahagiaan dari keluarganya.
All Rights Reserved
#341
happyreading
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rasa Tanpa Kata
  • Rumah Tanpa Jendela (HIATUS)
  • Endless [END]
  • JUNGKIR BALIK DUNIA ANDARA
  • Menyerah atau Bertahan?
  • I'm Alessa
  • Let Me Love You Longer
  • 𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛
  • Juan [REVISI]

Pernahkah kamu merasakan sesuatu sampai tidak bisa berkata-kata? Sedih, senang, pilu, kecewa, ataupun sakit. Rasanya sangat teramat dalam hingga hanya hati yang bisa memaknainya, tanpa ucap, tanpa kata. Suatu ketika dalam benakku muncul pertanyaan. Mungkinkah dalam sebuah keramaian seorang anak manusia merasa sepi? Mungkinkan dari sebuah keceriaan terdapat goresan luka yang tak kunjung pulih? Atau mungkinkah dari raut wajah yang tersenyum terdapat tetesan air mata yang tak pernah kering? Jawabannya akan kita cari dan temukan bersama dalam buku ini. Mungkin atau tidak? Sepertinya di antara kita akan menemukan jawaban yang berbeda-beda. Tetapi yang pasti rasa akan selalu menjadi jawabannya. Sekarang, aku ingin mengajakmu untuk ikut berkelana ke dalam berbagai ruang rasa yang sempat aku masuki selama beberapa tahun terakhir ini. Semoga ruang-ruang ini dapat membuat kamu merasakan pengalaman yang sama dan dapat mengambil pelajaran dari pengalaman-pengalaman tersebut. Semoga. Selamat memasuki ruang rasa 😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines