


![Endless Summer [TAHAP REVISI]](https://img.wattpad.com/cover/393342410-256-k667326.jpg)



![Halaman Terakhir Untuk Gara [END]](https://img.wattpad.com/cover/310377188-256-k533990.jpg)


![My Eternal Moon [ End ✔️]](https://img.wattpad.com/cover/389809086-256-k381935.jpg)
![NALA KEENARA [Hiatus]](https://img.wattpad.com/cover/306088255-256-k625532.jpg)






surat untuk Kavya... Hai, Kavya. Punya cerita apa hari ini?, Kavya baik-baik aja, kan?. Masa anak seimut kamu cemberut terus, air matanya dihapus, dong!. Kavya, kalau dunia kamu gak baik-baik aja. Jangan ragu buat lari ke aku, ya. Nanti kuajak kamu naik sepeda keliling pinggir danau, terus pulangnya aku beliin es krim yang banyak. oke?!. Kavya, bisa buka pintunya gak?. Kata papa, dunia kamu berisik. Izinin aku masuk ya?, tolong biarin aku tutup telingamu dan kasih kamu pelukan paling erat yang aku punya. Kavi tahu Kavya selalu menutup pintu kamarnya yang berada di ujung lorong Kavi tahu Kavya tidak pernah mengizinkan orang lain masuk kecuali suster Rina dan dokter Bisana Kavi tahu, di rumah sakit jiwa ini, Kavya selalu menyendiri tanpa mau ditemani Tapi, pagi itu. Pintu itu terbuka, dan gadis itu tidak langsung menutupnya. matanya hanya menatap Kavi lekat-lekat. sekarang, Kavi bisa masuk.
More details