Berani Melangkah

Berani Melangkah

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 7, 2025
pergulatan batin seseorang yang dihadapkan pada pilihan untuk tetap berada di zona nyaman atau melangkah menuju sesuatu yang baru dan penuh tantangan. Awalnya, zona nyaman terasa aman dan damai, tetapi ada panggilan dari kejauhan-sebuah cahaya yang melambangkan impian dan potensi yang belum tergali. Meskipun ada ketakutan dan keraguan, keberanian untuk melangkah mulai tumbuh. Perlahan, sang tokoh membuka diri terhadap perubahan, menerima risiko jatuh dan tersandung sebagai bagian dari perjalanan. Pada akhirnya, puisi ini menyampaikan pesan bahwa meskipun meninggalkan kenyamanan tidak mudah, ada dunia yang lebih luas dan penuh peluang menanti mereka yang berani mencoba.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Liontin Time (NominHyuck)
  • Garis Batas
  • »The Love Behind Secrets!
  • Di Antara Kenangan dan Waktu (On Going)
  • Dunia Alana
  • Take It : Hae/Cal (ON HOLD)
  • Forget me not
  • Hikayat : Tetes Embun Jatuh di atas Sajadah (Book)
  • ARUNA Dalam Diam, Aku Tumbuh
  • AURA (Tamat)✓

Haechan membuka mata. Bukan di kamarnya yang sederhana, tapi di sebuah ruangan hutan, dikelilingi pepohonan rindang yang sejuk. Napas lega keluar dari bibirnya. Ia berpindah dunia, tapi bukan ke tempat yang berbahaya. Ini kerajaan yang makmur, jauh dari bayangan perang dan kemiskinan yang pernah ia bayangkan. Syukur tak terhingga terucap dalam hati, ucapan syukur kepada Tuhan yang telah membawanya ke tempat yang aman. Namun, lega itu hanya sesaat. Kehidupan lurus dan tanpa rintangan yang selama ini ia jalani sirna. Di dunia baru ini, ia harus berhadapan dengan intrik istana, permainan kekuasaan, dan para penghuni kerajaan yang menyimpan rahasia dan ambisi masing-masing. Bisakah ia, Haechan yang polos dan lugu, bertahan di tengah pusaran kehidupan yang penuh liku ini? Akankah ia mampu menerima takdir barunya, takdir yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya? Keraguan mulai menggerogoti hatinya. Ia harus belajar beradaptasi, belajar berjuang, dan mungkin... belajar untuk bermanis muka. Dunia baru ini, seindah apapun kelihatannya, menawarkan tantangan yang jauh lebih besar daripada yang pernah ia bayangkan. Tantangan yang akan menguji kekuatan dan ketahanan batinnya hingga batas kemampuannya. Apakah ia akan mampu melewatinya? Hanya waktu yang akan menjawab. Petualangan baru Haechan baru saja dimulai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines