Half-

Half-

  • WpView
    Leituras 1,255
  • WpVote
    Votos 30
  • WpPart
    Capítulos 26
WpMetadataReadConcluída sex, abr 18, 2025
WpInfo
Ficção
Temas Sociais
Vida Familiar
Doença
Saúde Mental e Neurodiversidade
"Aku bukan bayangan. Aku cahayaku sendiri, dan Jun adalah alasnya." Julio dan Junio Winata-dua anak dari satu rahim, tapi tak pernah benar-benar berada di tempat yang sama. Junio, si jenius rapuh yang dipeluk perhatian. Julio, si kuat yang belajar berdiri dalam diam. Mereka berjalan di bawah langit yang sama, tapi berteduh di bayangan yang berbeda. Half adalah perjalanan sunyi dua hati yang saling mencintai tanpa tahu cara menunjukkannya. Tentang luka yang diwariskan tanpa sengaja, dan cinta yang tetap ada meski tak selalu adil. Ini adalah kisah tentang keluarga-yang kadang terlalu sibuk menyembuhkan satu anak, hingga lupa ada anak lain yang juga terluka. Ini bukan cerita tentang menjadi utuh. Tapi tentang berdamai dengan setengah. Dan menemukan bahwa mungkin... setengah pun bisa penuh, jika dijalani bersama.
Todos os Direitos Reservados
#90
hakim
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Kesedihan [SELESAI]
  • Aneyra -after meet you
  • MEMELUK LUKA [END]
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Mahligai Sunyi
  • Saat Janji Menjadi Luka (OnGoing)
  • Jurnal Dokter Muda
  • Cinta Yang Dingin Hati Yang Tersimpan (Fredel)
  • Melankolia

JANGAN LUPA FOLLOW!! Anak akan tumbuh sesuai dengan lingkungan yang mendidiknya dengan cara apa. Trauma itu benar-benar nyata. Terbawa hingga mereka dewasa. Kisah ini menceritakan sebuah trauma yang membuat cinta Zeora menjadi rumit. Kepercayaan berulang kali dihancurkan. Sampai pada waktu, ia menutup kepercayaan pada semua orang, ia malah menyakiti sosok yang tulus. "Kasih aku ruang sedikit aja di hati kamu. Mungkin terdengar nggak layak. Tapi, aku bakal berusaha buat ngelawan kelainan ku yang kamu bilang gila," ucap cowok itu tulus. Zeora menyunggingkan senyum meremehkan. "Sampai lo mati di depan mata gue atau bersimbah darah karena gue, nggak akan ada sedikit pun ruang yang kebuka buat nerima lo. Dengerin gue. Kita nggak akan bersatu," balas Zeora tajam. Ia tak tau ucapannya inilah yang berakhir penyesalan. Suatu hari kejadian tak terduga menimpa Zeora dan laki-laki itu. Di sana Zeora tau, siapa orang tulus yang telah ia sia-siakan. Apakah penyesalan Zeora itu membuat gadis itu kembali mendapat cinta tulus dari laki-laki itu? Atau malah luka yang terus membuatnya gila?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo