Hiposentrum

Hiposentrum

  • WpView
    Reads 1,212
  • WpVote
    Votes 151
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 8, 2026
Jatuh cinta itu sangat mengesankan, pikir Rasi. Sudah tak terhitung banyaknya helai rambut yang Rasi coba pangkas, agar dapat terlihat dewasa di hadapannya, berkali-kali. Langkah kaki kecilnya berusaha cepat mengimbangi, walau nyatanya masih terhitung jauh sekali. Beberapa kali meniru arah, sedetik kemudian dia menahan diri. Diam-diam Rasi berpikir sendiri, "Kenapa sih nggak ada yang bilang kalau di dunia ini nggak selalu dan selamanya punya arti?" Rasi termenung, lagi. Dia mulai bergolak sendiri. Nggak ada suara, Rasi pun sunyi. Segala hal yang bergerak mulai terang-terangan meremukkan diri Rasi. Oh, ternyata diam dan bertahan juga bukan satu-satunya aksi yang dapat dia pilih. Rasi pun mau memiliki ambisi, hingga tanpa sadar mulai memandang Rajen melalui kacamata obsesi. Mungkin bagi Rajen, Rasi hanyalah Tetangga Kecil yang dia jaga setengah hati. Namun sialnya, bagi Rasi, Rajen adalah Tetangga Besar yang membuatnya bergerak tanpa dasar dan siap mati, hanya demi sekali berarti. Jatuh cinta itu sangat mengesankan, kan?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper

[LENGKAP] Giana sudah bekerja di perusahaannya sekarang selama 4 tahun dan dia merasa ini adalah waktu yang tepat untuk menantang dirinya dengan bergabung ke perusahaan baru. Ia akhirnya mengajukan cuti untuk melakukan wawancara secara diam-diam. Tapi pekerjaannya semakin menggila dan tiba-tiba Giana dapat merasakan perubahan sikap dari atasannya, Arvin. Padahal dia hanya ingin menjalankan hari dengan tenang seperti biasanya untuk mempersiapkan diri menyelesaikan lamaran di tempat barunya itu. Iya, lamaran. Lamaran kerjaan kan? Tapi kenapa satu kantornya malah salah menyimpulkan jadi lamaran yang lain sih? Highest Ranking #1 out of 3.12K Metropop 07/01/2026 #1 out of 25.6K Chicklit 11/01/2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines