We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Bulan Penuh di Negeri Orang

Bulan Penuh di Negeri Orang

  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 7, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Di malam paling sepi, saat bulan penuh menggantung di langit asing ini... aku ingat rumah. Tapi juga, aku sadar... ada yang perlahan mulai bertumbuh di sini. Meski aku nggak tahu, harus disiram atau dibiarkan layu. Di negeri orang, yang akrab hanya bayang-bayang sendiri. Dan bulan, anehnya, tetap bersinar penuh. Sama seperti di rumah. Tapi rasanya tidak lagi sama. Aku datang ke sini untuk bertahan, bukan untuk mencari apa-apa. Tapi hidup tidak pernah sekadar tentang rencana.
All Rights Reserved
#239
korea
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Seoul Series II : Dream Meet
  • Moon & Earth || Choi Soobin [Revisi]
  • please stop it!! [Ending]
  • Growing
  • When Tinkerbell meets Howl | Johnten (Ongoing)
  • Air Mata Di Pintu November (TERBIT) ✓
  • Jovanka dan Abang Kembar
  • MANAGER IDOL
  • Impian Untuk Hidup (End)

Pertemuan dapat terjadi dimana saja, banyak orang bertemu dalam sebuah keadaan dan tempat yang tidak disangka sangka: supermarket, konfrensi, seminar, toko buku, atau bahkan di sebuah jalan yang ramai dimana orang berbondong bondong berjalan mencoba menutupi kemungkinan bertemu itu. Namun hal itu tidak terjadi padaku. Ketika aku bertemu dengannya, langit masih saja mendung seperti hari hari sebelumnya, hujan juga terus menerus turun tanpa henti. Dan aku hanya berdiri disini sambil menghelakan nafasku, aku selalu terjebak hujan setiap kali aku akan pulang. Laki laki itu berdiri disampingku. Tiba tiba saja aku membuka mataku dan pandangan laki laki itu menghilang berubah menjadi langit langit kamar apartemen kecilku yang berada di Waterloo. Sumpah, ternyata hanya mimpi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines