Shattered
  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 9, 2025
Ada yang mencintai dalam diam, mengamati dari kejauhan, dan tetap bertahan meski dunia memisahkan. Ketika luka tak hanya terlihat, dan harapan pun mulai menghilang, dia memilih untuk ada, meski tak bisa berkata apa-apa. Cinta bukan selalu tentang memiliki, kadang ia hanya tentang memberi tanpa meminta kembali. Dalam keheningan, dia tahu-beberapa perasaan tak perlu diungkapkan, cukup dirasakan, meski itu menyakitkan. Dan meskipun cinta itu diam, ia tak pernah benar-benar hilang, meski segala sesuatu yang pernah dipercayai hancur perlahan. Kadang, cinta bukan tentang berani mengungkapkan perasaan. Terkadang, ia hanya tentang ada-menunggu, mengamati, dan merasakan setiap luka yang tergores. Ketika semua harapan yang pernah ada perlahan hancur, ada seseorang yang tetap berdiri di tempatnya, memilih untuk tetap di sana meski tidak diminta. Cinta yang tak pernah diucapkan sering kali lebih menyakitkan daripada segala yang terungkap. Ketika semuanya runtuh, dan setiap janji dipatahkan, hanya ada satu yang tetap: keberadaan yang tak pernah pergi, meski dunia terus berputar. Dalam diam, ada pengorbanan yang tak terucapkan, dan dalam kesendirian, ada rasa yang lebih kuat dari yang bisa terlihat.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shadow That Fades
  • DALAM DIAM ADA RASA
  • Payback's Sweet
  • Saat Cinta Tak Terucap
  • Juan [REVISI]
  • AFKARA [END]
  • FATE'S CRUEL KINSHIP (SELESAI)✅
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)

Ada cinta yang tumbuh seperti doa, pelan namun penuh harap. Ada rindu yang menyelinap tanpa suara, hanya terasa di dada. Cinta ini bukan tentang memiliki. Tapi tentang dua hati yang saling tahu arah tapi tak pernah sampai tujuan. Tentang seorang perempuan yang jatuh cinta, bukan karena obsesi, tapi karena hati yang tak bisa membohongi dirinya sendiri. Aruna tahu ini tak akan mudah. Ia mencintai dalam diam, dan menyadari barangkali sejak awal, ia memang ditakdirkan bukan untuk dimiliki, melainkan untuk belajar melepaskan. Mereka bertemu bukan karena takdir yang manis, tapi karena semesta ingin mereka belajar: Tentang kehilangan, tentang pengorbanan, tentang bertahan, dan akhirnya... tentang merelakan. "Kalau kamu capek, berhenti ya... Tapi jangan berhenti jadi kamu yang selalu peduli." "Tenang, aku memang bukan tempat kamu pulang, tapi aku selalu jadi rumah kalau kamu butuh diam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines