We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Estuari
  • WpView
    Reads 148
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 4, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
es·tu·a·ri /éstuari/ n perairan pantai setengah tertutup tempat air laut bertemu dengan air tawar. Di usianya yang belum genap enam tahun, Damar dihadapkan dengan perceraian tiba-tiba kedua orang tuanya tanpa titik problematika yang jelas. Damar kecil yang belum mengerti arti sebuah perceraian menganggap ibunya hanya sekedar rindu kakek nenek. Sampai pada tahun kelima pasca-perceraian, ketika ayah menikah lagi, meninggalkannya bersama eyang kakung uti, baru Damar memahami yang orang tuanya tak terikat lagi. Keluarga baru dan kehidupan baru telah dimiliki masing-masing orang tua kandungnya, itu membuat Damar tak ingin menampilkan wajah tuk bertatap barang sejenak dengan keduanya. Damar tak benci ayah ibu, namun keegoisan mereka yang menolak menjabarkan pada Damar alasan perpisahan itu terjadi, telah meninggalkan koyakan tak terobati dalam jiwanya. Dalam coretan ini, Damar kisahkan lembaran pencarian kedamaian dalam semesta carut-marut.
All Rights Reserved
#135
hurtcomfort
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bunuh Saja Aku Tuhan
  • I'M Fine
  • Cerita yang Tak Selesai ✨💔🌙 || TAMAT
  • Aseano Samudra [End]
  • Renjana [COMPLETED]
  • The Bleeding Lady [completed]
  • Epiphany [Completed]
  • SMARA DIKTA

"Bunuh Saja Aku, Tuhan" Karya Kelvin A. Purnomo Bunuh Saja Aku, Tuhan bukan tentang kematian fisik. Ini adalah jeritan batin dari seseorang yang merasa hidupnya telah kehilangan makna, bukan karena ingin menyerah, tapi karena ia ingin mengakhiri bagian dari dirinya yang kalah, bagian yang takut, malu, atau merasa tak layak hidup. Ini adalah permintaan simbolik: "Bunuh bagian dari aku yang lemah, agar aku bisa membangun kembali versi diriku yang lebih jujur, lebih berani." Dalam cerita ini, Arka tidak sedang mencari jalan pintas. Ia justru sedang mencari cara untuk tetap hidup, meski dengan segala luka, kehilangan, dan kesalahan yang pernah ia buat. Dan saat ia hampir menyerah, yang ia minta dari Tuhan bukan akhir dari napas, tetapi kemampuan untuk memulai ulang. "Bunuh Saja Aku, Tuhan" bukan kisah tentang kematian, tapi tentang bertahan. Tentang keinginan untuk hidup meski tak selalu sanggup. Tentang seorang anak muda yang berusaha mengerti dunia, juga mengerti Tuhan yang kadang terasa terlalu diam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines