Tepian Semu || Lilynn✅

Tepian Semu || Lilynn✅

  • WpView
    Reads 10,541
  • WpVote
    Votes 1,163
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadComplete Sat, Jul 19, 2025
Dia ada, tapi tidak seharusnya. "Kamu nggak pernah percaya sama sesuatu?" Tepian itu kini kugambar perlahan. Sebelah sini: manusia yang nyata, dunia yang nyata. Sebelah sana: senyummu yang dulu kusangka nyata... "Siapa lagi yang harus kupercaya!!" Sentuhan, hembusan, tatapan, pergerakan, rasa cinta, rasa sayang, semua terasa begitu nyata. "Aku nggak bakal pergi, aku bakal selalu ada buat kamu." Semua itu membuatku terjatuh, terlena, rasa ingin terus menetap. Namun, bayangmu, menghilang perlahan, bagai serpihan pasir. "kenapa... kamu- arrgghh!! Harusnya kamu pergi! hilang!" Kamu berbohong, kamu meninggalkanku. Kamu yang memaksaku percaya pada cinta, tapi kamu juga yang menghancurkan kepercayaan itu. Dan Aku, kembali sendiri. "Mas? Kenapa teriak-teriak?"
All Rights Reserved
#43
lilynnjkt48
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Laut menemani cerita kita [lilynn]
  • You Are Not Alone [ORINE] END
  • Tentang Lionel : Cerita dari Catherina
  • Darkness [ORINE]
  • only he is the one i want [ lilynn ]
  • NYAMAN. (Lilynn & Orine) 48 Gen 12
  • Stranger | Orine
  • RESONANCE | (JKT48 Gen 12)
  • Kalau Aku Telpon, 'Dia' Marah Gak?
  • RED RAIN

Lily, gadis yang belajar bertahan hidup sejak kepercayaan terakhirnya hancur. Delynn, yang tak pernah berhenti mengetuk hati yang tertutup rapat. Di antara tawa remaja, luka yang dipendam, dan dunia yang terus bergerak cepat, mereka tumbuh-bukan hanya sebagai individu, tapi sebagai dua orang yang perlahan saling menemukan. Dari ruang kelas yang penuh kenangan, lorong kampus yang sunyi, hingga tanggung jawab dunia kerja yang berat-cinta mereka diuji dalam diam, ditumbuhkan lewat kesetiaan, dan akhirnya, berlabuh dalam kedewasaan. Ini bukan kisah cinta instan. Ini tentang menunggu, bertahan, dan percaya... bahwa hati yang tulus selalu tahu ke mana harus pulang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines