We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
TRAUMA I : PADAM YANG MELAHIRKAN DENDAM

TRAUMA I : PADAM YANG MELAHIRKAN DENDAM

  • WpView
    Reads 553
  • WpVote
    Votes 223
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 25, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
"Sudahlah, lepas layar kapalmu, sebab aku lebih percaya pada angin dan Airah. Persetan dengan stigma dan kegagalan pendahulu; biarkan angin membawa kita bersama arus. Mercusuar itu masih ada untuk memberitahumu akan bahaya karang, tapi bersama cahaya itu, ada harapan dan kehangatan." Rambut orang tuamu yang memutih adalah saksi bisu, tanda bahwa kata-kata mereka seharusnya didengar. Namun, Indri memilih jalan berlawanan. Tahun 1961, setelah menikahi Aso, ia meninggalkan Makassar, meretas mimpi dan bertaruh nasib di Djakarta meski orang tuanya menentang keras. Tekadnya sekeras karang, tetapi badai datang tak terduga. Aso terjerumus dalam bisnis dan politik kiri, dan ketika 1965 menghunus ketegangan, ia menjadi incaran militer. Kehidupan mereka runtuh, bisnis hancur, dan Aso terkapar di ujung maut. Di tengah kekacauan, Indri terpaksa meninggalkan suaminya yang sekarat dan pulang ke Makassar bersama Ulla, putranya yang belum genap 3 tahun, dalam status janda, berusaha merajut ulang hidup dengan Sigi. Generasi berikutnya, Ulla, menghindari dunia bisnis karena terpatri dari Ibunya yang mengharamkan bisnis dan tidak memberikan dukungan apa-apa kepada Ulla untuk berbisnis. Ia mendidik anaknya, Fatih, untuk fokus pada akademik. Namun, Fatih harus melawan stigma tersebut dan memilih antara membuktikan bahwa bisnis bisa sukses atau mengikuti nasihat Airah, teman sekolah perempuan misterius yang mengajarinya untuk hidup bebas, seperti kapal tanpa layar yang terombang-ambing oleh ombak atau diam di atas laut yang tenang. Akankah mereka bisa melepaskan trauma keluarga yang membelenggu dan menemukan kebebasan yang mereka cari? . . . . . FOLLOW, VOTE, COMMENT UNTUK TETAP UPDATE CHAPTER BARU SETIAP HARI KAMIS, JUMAT, MINGGU
All Rights Reserved
#532
perpisahan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG
  • ISTRI RAHASIA GUS ADNAN : a big secret, puzzle the game
  • My Duchess / End
  • Angel To Raya (END)
  • BETWEEN US (STILL COMPLICATED)
  • Jejak Asa Di Ujung Pelangi
  • SUJUD DALAM LUKA ( On Going )
  • Cinta Dalam Diam [DI TERBITKAN]
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)

Langit yang Tak Pernah Pulang Ketika langit bukan lagi tempat bernaung, tapi tempat berpulang. Angkasa Rayendra Mahatma tidak tumbuh dalam pelukan keluarga Cemara. Di usianya yang kedelapan, ia menyaksikan rumah tangga orang tuanya runtuh. Ibunya menjadi satu-satunya alasan ia bertahan, hingga takdir kembali merenggut-di usia dua puluh, ia kehilangan satu-satunya tempat pulang. Sejak saat itu, ia berjalan sendiri. Dengan luka yang membatu, dengan hati yang tak lagi percaya. Sosok yang dingin, cuek, dan tertutup. Tapi di balik semua itu, Angkasa menyimpan ketulusan yang jarang ditemui. Ia masih suka menolong diam-diam, memotret langit senja, dan menuliskan isi kepalanya dalam baris-baris rahasia yang tak pernah dipublikasikan. Ia tak percaya cinta lagi. Bukan karena tak ingin, tapi karena pernah dikhianati oleh yang paling ia percaya. Hingga suatu hari, sebuah DM sederhana dari seorang followers di Instagram-nya menjadi awal dari sesuatu yang tidak ia sangka. Seorang perempuan bernama Alya Nismara Pradipta-dengan tanya yang polos, dan perhatian yang pelan-pelan menyusup ke dalam retakan hatinya. Mampukah Angkasa belajar percaya kembali? Atau benarkah... langit memang tak pernah benar-benar pulang?

More details
WpActionLinkContent Guidelines