Sayap-sayap kertas (TERBIT)

Sayap-sayap kertas (TERBIT)

  • WpView
    Reads 4,264
  • WpVote
    Votes 1,562
  • WpPart
    Parts 37
WpMetadataReadComplete Fri, Aug 8, 2025
💢STOP PLAGIAT! STOP BAWA-BAWA KARYA LAIN! APA LAGI BANDING-BANDINGIN SAMA KARYA ORANG LAIN! 💢 "Manja!" "Lo pikir enak ngalah terus!" "Sana pergi! Mau mati atau hidup, gue gak peduli!" "Lo pikir enak jadi gue? hanya karena gue dapat perhatian lebih dari Papa Mama, bukan berati hidup gue enak Kak! lo gak tau gimana rasanya kesakitan setiap hari. Lo gak tau gimana rasanya mual setiap kali makanan masuk ke dalam perut." "Gue gak peduli! terserah, apapun akhir hidup lo. Gue gak peduli." Ucapan Abimanyu yang semula mampu menenangkan dan merangkuh Jenggala, kini berubah dari duri di dalam hatinya. Harus berbuat apa? Dari mana dulu yang harus di perbaiki? Apa semua perubahan ini, mutlak salah Jenggala? "Maafin Gala udah bikin kaliah khawatir. Ma, Pa, Gala cape. Kak, tolong lepasin Gala," "Enggak Dek, enggak!" Jenggala masih berusaha keras mempertahankan kesadarannya. #Jenggala #Romansa #Fiksiremaja #Badboy #18+ #family
All Rights Reserved
#122
kasihibu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FATAMORGANA [ END ]
  • mr.bean Ibrahim  End|
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Terluka Untuk Bahagia [ REVISI ]
  • We Are One
  • Perihal Sandwich(End)
  • ALEAGAS [END]
  • Behind It (Revisi)
  • REPEAT STORY || [On Going+Revisi]™

"Kehidupan ini tak habis-habisnya penuh dengan berjuta-juta Fatamorgana belaka." Bahagia, adalah sebuah kata yang mustahil bagi Harsa Parabawa. Ia adalah siswa sekolah menengah atas akhir yang hidupnya penuh dengan halusinasi belaka. Harsa memiliki segalanya, kecerdasan, uang, populeritas. Namun, ia tidak memiliki makna dan kenyataan dalam kata "Keluarga" ia punya, namun bisa juga di bilang tak punya, karena keberadaannya yang transparan di mata sang Ayah. Harsa telah kehilangan Ibunya sejak ia lahir, itu yang membuat Harsa di benci dan di anggap tidak ada oleh sang Ayah, karena Harsa lahir cinta pertama sang Ayah pun hilang di makan keabadian. Ayahnya sangat mencintai Ibu Harsa maka daripada itu kebencian pun tersirna di dalam hati sang Ayah ini. Yang awalnya seharusnya Harsa besar tanpa seorang Ibu dan kini ia besar tanpa Ibu dan Ayah. Kehidupan dan cara pandangannya pun berubah saat ia lebih akrab dengan teman sekelasnya, Nestala Anasera. Mereka terus-terusan satu kelas tiga tahun ini, dan Nestala hanya menganggap Harsa sebagai rivalnya. Namun itu semua berubah saat secara tiba-tiba keduanya secara tak sengaja mengetahui kehidupan pribadi masing-masing. Dan, bagaimanakah kelanjutan kisah mereka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines