Always For You

Always For You

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 9, 2025
Mereka bilang cinta pertama tak pernah benar-benar hilang. Tapi siapa sangka, cinta pertama itu akan tetap tinggal... hingga menjadi cinta terakhir. Milla dan Carlie. Dua anak SMA yang saling mengenal sejak belia. Tidak pernah ada janji untuk saling mencintai. Tapi waktu demi waktu, jarak yang memisahkan, dan dunia yang berubah-justru membuat mereka tak bisa berhenti saling kembali. Dari kursi belakang kelas hingga ruang kuliah di dua negara berbeda. Dari perpisahan, tangis, hingga pernikahan. Dari kehilangan yang memukul jiwa hingga harapan baru dalam pelukan bayi mungil. Mereka melewati semuanya-bersama. Tapi jalan mereka tidak selalu manis. Ada luka, ada rasa iri, ada kehadiran orang ketiga, dan bahkan... ada kematian yang menyayat hati. Namun, satu hal yang tak pernah berubah-cinta mereka tetap utuh. Bukan karena tak pernah goyah, tapi karena selalu diperjuangkan. "Always for You" adalah kisah tentang tumbuh bersama, tersesat tapi menemukan jalan pulang, dan mencintai seseorang bukan hanya saat bahagia, tapi justru saat seluruh dunia terasa runtuh. Karena bagi Milla dan Carlie, cinta sejati bukan hanya tentang bertahan. Tapi tentang memilih-setiap hari-untuk tidak menyerah satu sama lain.
All Rights Reserved
#144
emotionaljourney
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Itu Bernama Aleaa  [ ON GOING ]
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Tanpa Suara, Aku Bertahan
  • It Was Always You
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • Epiphany (jinchae)
  • ANTARA DOA DAN RASA

"Ini bukan kisah cinta biasa. Ini tentang kehilangan, tentang memilih siapa yang nyata, dan siapa yang cuma ilusi." "Kalau cinta itu sederhana, kenapa aku selalu jatuh pada yang paling rumit?" Giza nggak pernah nyangka satu pertemuan bisa membuka pintu masa lalu yang udah lama ia kunci. Tapi ketika satu nama kembali muncul-dengan wajah, rasa, dan kehadiran yang nggak bisa dia abaikan- semua jadi kabur: siapa yang nyata, siapa yang cuma bayang-bayang. Dan ketika hati mulai goyah, Giza harus menelan kenyataan: nggak semua luka bisa sembuh hanya karena kita ingin melupakan. Kadang... yang bikin kita kembali justru luka yang nggak pernah pergi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines