Rembulan Biru di Minggu Perak

Rembulan Biru di Minggu Perak

  • WpView
    LECTURES 14
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., avr. 22, 2025
Xander terbangun di sebuah dunia paralel tempat pertemanannya dengan sahabatnya, Eliza, telah memudar. Walau sempat mengiranya telah jadi gila, Eliza yang lain tetap membantu dan memandunya saat dia mencoba membaurkan diri ke sekitarnya dan mencari jalan pulang dari dunia yang familiar tetapi asing itu. Di sepanjang jalan, mereka berdua harus menghadapi puing-puing emosi yang ditinggalkan oleh Xander dunia ini. Melalui hal itulah, Xander menyadari perasaan terpendamnya terhadap Eliza di dunianya. Disaat yang sama ia coba membantu Eliza yang lain untuk menyembuhkan luka batinnya dan mencari ikatan yang lebih sehat untuknya.
Tous Droits Réservés
#24
alternate
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Petualangan Penyihir Jalanan : Benzaiten x Masked Man
  • love & maze - (RinJin)
  • The Last Weird (TAMAT)
  • Love Letters [END]
  • Transmigrasi Gadis Bumi (Gadis Sakti Dari Bumi)
  • Stuck with You [Rinz x Sutsujin]
  • Cold Girl ✔
  • NEVERLEY
  • Heartbeats: Di Antara Dua Dunia

Zen tidak tahu siapa, dimana, atau apakah dia punya keluarga kandung atau tidak. Karena sejak awal Zen besar di jalanan dengan orang-orang baik yang mau merawatnya meski tidak punya hubungan darah. Meski penasaran dan bertanya-tanya, dia tetap bisa hidup bahagia dan berkecukupan sebagai penyihir jalanan pemburu hadiah. Suatu hari seseorang bertopeng burung yang aneh memberitahu Zen informasi kecil yang mengarah ke apa yang dia cari. Maka kemudian Zen mengikuti instingnya untuk menemukan kejelasan tentang hal rasa ingin tahunya. Zen siap melakukan apapun. Bahkan jika sahabatnya mengatakan idenya gila, atau mungkin bersepakat dengan iblis, atau pun dia diharuskan memakai topeng dan memainkan sandiwara. Apapun yang dibutuhkan, terserahlah. Tekadnya sudah bulat.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu