~Forced Back~

~Forced Back~

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 21 hours ago
WpInfo
Fiction
Romance
Highschool
Slice of Life
Raya, tak pernah mengira hidupnya akan seperti ini. Ia kira usai penyiksaan itu ia bisa beristirahat dengan tenang dialam baka. Namun harapannya hancur seketika kala ia terbangun di tubuh seorang gadis berparas lembut, namanya Laila. Anak pengusaha ternama di negaranya. Dulunya hidup Raya tidak baik baik saja, sampai ia terlahir kembali menjadi gadis ini. Sekarang ia bisa mearasakan apa yg sejak dulu menjadi keinginannya. Namun kedamaian tidak selamanya abadi, pasti ada yg namanya pasang surut kehidupan. Situasi juga membuat mood berubah ubah, kadang baik kadang buruk. tapi Apakah dirinya bisa mempertahankan semua itu? Ataukah masa lalunya akan kembali menghantui jejaknya? Yuk pantengin cerita lengkapnya disini! Sory kalo masih banyak Typo 🙏 dan othor harap kalian tak mencontoh bahasa yg kurang baik dari cerita ini ya WARNIIIIING!!! ⚠️❌DILARANG KERAS MENGCOPY❌⚠️ YG COPY TAKUTNYA JADI BABI 🐖🐷🐽 NGOK NGOK. BUKAN NGEDOAIN LOH TAPI TAKUTNYA AJA GITU.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Círculo del Destino
  • Night Calls
  • Politik Ranjang [TAMAT]
  • SAGA
  • Pregnant With The Protagonist's Child (END)
  • Kedhaton Soeraandaru Hadiningrat
  • The Last Yes!
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Pawang Hantu Om Aktor

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines