Swipe Right on Love

Swipe Right on Love

  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 21, 2025
Wening Bestari tahu cinta bisa datang dari mana saja. Ia juga tahu cinta bisa hilang begitu saja karena ia pernah melihatnya runtuh di ruang tamu rumahnya. Maka ketika sebuah eksperimen membawanya ke dating app, Wening membuat aturan: hanya akan swipe right pada pria-pria yang bukan tipenya. Yang terlalu nyeleneh, terlalu freak, red flag, dan pokoknya jauh dari standard kriteria pasangannya. Sampai ia bertemua Prau, musisi yang tidak ada di daftar kemungkinan, tapi justru mengganggu semua logikanya. Apa jadinya ketika hati mulai goyah saat di tengah eksperimen? Beranikah Wening membuka pintu yang selama ini ia kunci rapat-rapat?
All Rights Reserved
#40
datingapp
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RELUCTANTLY YOURS
  • CINTA YANG NYATA
  • Between Us : One Heart Two Stories [On Going]
  • After The Storm
  • Love Therapy (Selesai)
  • Lovegle: Talk to Your Partner [COMPLETED]
  • Vermilion Reverie [skynani x dew] END

[BARNABY SERIES III] Menikah dengan Rizkiel Barnaby bukan mimpi bagi Kiara Theodore. Itu pelarian. Sebagai putri Presiden Amerika Serikat, hidup Kiara selalu dipenuhi aturan, sorotan media, dan keluarga yang mengendalikan segalanya. Jadi ketika perjodohan dengan pewaris keluarga Barnaby ditawarkan, Kiara menerimanya tanpa berpikir panjang. Ia hanya ingin keluar dari rumah itu. Sementara bagi Rizkiel, pernikahan hanyalah transaksi. Ayahnya memberinya pilihan sederhana: menikah, berikan keluarga Barnaby seorang pewaris, lalu seluruh kekayaan dan kekuasaan tetap menjadi miliknya. Atau pergi tanpa membawa apa pun. Maka mereka menikah. Tanpa cinta. Tanpa ketertarikan. Tanpa harapan. Namun hidup serumah dengan Kiara perlahan mengacaukan dunia Rizkiel yang selama ini tenang dan terkendali. Gadis itu terlalu berisik, terlalu emosional, dan terlalu peduli pada hal-hal kecil yang bahkan tidak pernah dianggap penting olehnya. Dan tanpa sadar... Rizkiel mulai terbiasa dengan kehadiran Kiara.

More details
WpActionLinkContent Guidelines