The Quite War We Never Won

The Quite War We Never Won

  • WpView
    Reads 91
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 2, 2025
"Jika aku tidak lahir, mungkin keluarga ini masih utuh." Keiyura Azzumi, seorang anak bungsu dari 3 bersaudara yang tinggal di perbatasan negara yang sedang perang dingin satu sama lain. Awalnya, keluarga mereka damai tanpa ada masalah. Ayah yang tegas, ibu yang lembut, kedua kakak kembar yang siap melindungi nya kapanpun. Sebuah gambaran keluarga cemara yang sangat dimimpikan banyak orang. Namun, semenjak perang di negara tersebut kian memanas, keluarga mereka terkena imbas dari keserakahan orang orang pemerintahan kedua negara itu. Akan kah akhir dari cerita ini bahagia? Hanya ilusi yang fana? Atau justru trauma yang kian membekas?. Hanya satu hal yang dapat di mengerti, bahwa peperangan tidak akan membawa hasil positif.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Darrelian [AVAILABLE PDF]
  • Ruang yang Tak Pernah Jadi Rumah
  • Dibawah atap yang salah (hiatus)
  • ANAK YANG DI LANGGAR
  • Kemana Arah Pulang?
  • dibalik alyksandr
  • Kami Tumbuh Dari Ledakan
  • Luka Tanpa Suara

Santer terdengar ditelinga, bagaimana kehidupan seorang anak bungsu itu begitu didamba. Menjadi pusat perhatian di keluarga, begitu dilindungi dan dijaga saudarasaudaranya. Menjadi pemenang atas hal kesayangan sebagai yang termuda. Jikapun ada kerusuhan, mungkin hanya perihal dimana keributan kecil antara sibungsu dengan kakaknya. Entah karena berebut mainan atau saling menjahili yang mendasari perkelahiannya. Tapi, keributan itu malah menjadi warna tersendiri dalam kehidupan keluarga Cemara. Harusnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines