PRICE

PRICE

  • WpView
    Membaca 3
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Apr 8, 2025
Berdiam. Menyerah. Mengakhirinya. Entah mana yang lebih berdosa. Jika berdiam, rasanya akan salah. Sebagai manusia, rasanya tidak benar jika aku hanya diam saja. Menyerah. Terasa sangat salah jika aku hanya menerima segala perlakuannya begitu saja. Sebagaimana manusia selayaknya, aku juga harus berusaha dan tidak boleh menyerah. Mengakhirinya. Apakah ini pilihan terbaik? Apakah dengan mengakhirinya maka semuanya akan baik-baik saja? Tapi, bukankah mengakhiri hidup sendiri justru merupakan dosa terbesar yang bisa dilakukan manusia? Jika hidupku tidak sebahagia orang-orang, setidaknya kehidupan setelahku tidak akan menyulitkan ku. Namun. . . "Kau akan menyesalinya. Kau akan menuai apa yang kau tabur. Seberapa banyak kau mengeluarkan air mata seseorang, sebanyak itu juga kesedihan yang akan kau rasakan." tangis Dania. ~Dania~ "Ini karmaku." "Sejak kapan kau mempercayai karma?" "Semua berjalan dengan mudah awalnya. Lalu banyak nyawa terbunuh. Membuat banyak orang kehilangan." "Sudah kuduga. Ada yang tidak benar sejak kay membawanya. Tidak ku sangka kau akan se-putus asa ini." Pria itu menutupi matanya dengan lengan. Rasanya air mata sudah diujung pelupuk. Namun masih ditahannya. Ia tidak menyangka akan sesakit ini. "Lalu, apa yang akan kau lakukan? "Dia tidak mungkin kembali. Tidak bisa." Jeda. "Aku akan pergi." ~Alessandro Dante~
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#18
italia
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Pinky Promise (Genshin/Modern AU/Misteri/Agak Lokal AU)
  • 27 FEBRUARI
  • I WAS MADE FOR LOVING YOU [COMPLETED]
  • OBSESSED
  • Home? [NaVin & Narendra's]
  • Naughty Nanny
  • DANILITA
  • Kopi & Deadline (On Going)
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • My Handsome Devil

"Dek, Kamu harusnya sadar Kakak udah hilang dari 5 tahun lalu... Terima aja Dek kalau Kakak udah gak mungkin balik lagi, Papi mohon jangan kayak gini terus." -Dainsleif "Kak, Aku minta dengan hormat untuk jangan ikut campur dalam penyeledikan, Kakak sadar kan sekarang sudah ditangguhkan tugasnya sampai batas waktu yang gak ditentukan." -Jean "Jadi Kamu bantuin Dia cuma karena jadi keingat sama masa lalu atau ada alasan lain?" -Kaeya "Aku cuma seorang illustrator Lumi, tapi sebagai sahabat kalian Aku gak bisa diam dengan hilangnya Aether, sudah lima tahun, tapi Aku yakin usaha Kamu gak sia-sia, biar Aku bantu Kamu." -Albedo "Aether hilang sejak 5 tahun lalu, dan sekarang setelah ada bukti terbaru kepolisian Mondstad memilih untuk menetapkan kalau kasus ditutup. Hm.... Yah, benar hal yang sama terjadi lagi." -Diluc "Tenang saja Saya gak akan biarkan kasus ini tidak terselesaikan. Saya akan menjagamu selama penyeledikan ini." -Diluc "Aku yakin Kakakku masih hidup!" -Lumine "Kalau sampai Lumine menjadi korban-- Maka Aku sendiri yang akan menangkap dia!" -Diluc . . . . . "Jari adik, jari adik, jari adik dimana? Disini, disini, Aku disini~" - (???) "Pinky Promise! Janji kalau kita gak akan ninggalin satu sama lain yah!" - (???) "Akhirnya kita bertemu Lumine~ Kamu mengenaliku kan?" - (???) "Kau melupakan sebuah janji kecil yang kau buat bersamaku" - (???) Warning ⚠️ mohon untuk bijak dalam membaca jika merasa belum berusia yang legal untuk membaca NSFW bisa tunggu sampai legal dulu 🙏🏻 maap ya sebelumnya, dan juga karakter-karakternya mungkin tidak akan sepenuhnya mengikuti karakterisasi aslinya demi kepentingan cerita (demi kepentingan dramanya wkwkwk), dan juga ada beberapa relationship yang harus sedikit diubah atau dipermak demi kepentingan cerita juga, kalau merasa tidak sesuai keinginan dan selera bisa drop cerita ini. Karakter dalam cerita sepenuhnya milik miHoYo, saya hanya pinjam doang, covernya saya yang edit.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan