Story cover for A Claim on Violet by OlifIntari
A Claim on Violet
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Apr 08, 2025
Mature
Di tengah perjalanan hutan yang sepi, Violet yang hidup damai sebagai tabib penyendiri-menyembunyikan identitas aslinya sebagai seorang penyihir penyembuh. Hidupnya tenang, teratur... hingga seorang pria asing yang ditemukannya hampir tak bernyawa mengubah hidupnya.

Louis Oscare bukan lelaki biasa.
Caranya bicara terlalu tenang, tatapannya terlalu tajam, dan masa lalunya-terlalu berdarah. Ia tak punya nama yang bisa dipercaya, tak ada panji untuk dijunjung, tapi satu hal jelas: ia tak ingin pergi dari sisi Violet.

Violet ingin lepas tangan. Tapi semakin pria itu membuka luka... semakin hidup Violet ikut terbuka.

Satu malam yang seharusnya menjadi kebetulan, justru mengikat takdir dua orang penuh rahasia.
Satu menyembuhkan.
Satu mengklaim.
Dan keduanya, perlahan, kehilangan kendali.
All Rights Reserved
Sign up to add A Claim on Violet to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Villainess Illusion by itsxred
18 parts Ongoing
---- Alexandra Whitney Calister atau lady gila dari keluarga Calister, begitulah orang-orang mengenalnya. Alexa mungkin cantik dan kaya raya namun dalam hal kesopanan gadis itu sangatlah minus, bahkan bangsawan di sekitarnya lebih sering menyebutnya nenek sihir dibanding lady. Hampir semua orang di kerajaan Wynnzel tahu bahwa tak pernah ada hari yang dilewati Alexa tanpa menganggu sang putra mahkota. Untuk melindungi cintanya Alexa memilih menjadi buta, ia tidak takut dan tidak peduli akan apapun. Baik dan buruk tak lagi berbeda di matanya, asalkan keinginannya tercapai. Namun suatu hari Alexa melihat segalanya, ia pingsan dan bermimpi tentang takdirnya. Ternyata tidak akan ada kehidupan indah yang menunggu dirinya di masa depan, hanya ada jurang penderitaan dengan akhir mengerikan. ~~~~ "Alexandra Calister, adakah pembelaan terakhir yang ingin anda sampaikan sebelum pergi menghadap kematian?" Hening. Alexa menjatuhkan lututnya ke lantai, mengubah posisinya dari berdiri menjadi berlutut. Dengan tatapan kecewa ia menatap lurus ke arah pangeran David yang masih duduk dikursinya dengan tenang. "Kau tahu Dave? Aku mengorbankan segalanya untukmu tetapi kau..." "...Mengorbankan aku, untuk segalanya!" Alexa memejamkan mata menahan nyeri di hatinya, "Jika ini adalah bayaran setimpal atas semua dosa-dosaku, maka tak apa...." "Kuharap kita tidak akan pernah bertemu lagi, bahkan di neraka sekalipun...." ---- 🦋 Warning ; This story is complicated!
You may also like
Slide 1 of 8
Villainess Illusion cover
The Villain Who Loved cover
Survive as Hero's Mother  (SELESAI) cover
The Miracle Of Crystals cover
The Midnight Bride [TAMAT] cover
fated in darkness cover
When The Darkness Comes Back (Dramione) cover
Mesmerizing Ghost Doctor 14 cover

Villainess Illusion

18 parts Ongoing

---- Alexandra Whitney Calister atau lady gila dari keluarga Calister, begitulah orang-orang mengenalnya. Alexa mungkin cantik dan kaya raya namun dalam hal kesopanan gadis itu sangatlah minus, bahkan bangsawan di sekitarnya lebih sering menyebutnya nenek sihir dibanding lady. Hampir semua orang di kerajaan Wynnzel tahu bahwa tak pernah ada hari yang dilewati Alexa tanpa menganggu sang putra mahkota. Untuk melindungi cintanya Alexa memilih menjadi buta, ia tidak takut dan tidak peduli akan apapun. Baik dan buruk tak lagi berbeda di matanya, asalkan keinginannya tercapai. Namun suatu hari Alexa melihat segalanya, ia pingsan dan bermimpi tentang takdirnya. Ternyata tidak akan ada kehidupan indah yang menunggu dirinya di masa depan, hanya ada jurang penderitaan dengan akhir mengerikan. ~~~~ "Alexandra Calister, adakah pembelaan terakhir yang ingin anda sampaikan sebelum pergi menghadap kematian?" Hening. Alexa menjatuhkan lututnya ke lantai, mengubah posisinya dari berdiri menjadi berlutut. Dengan tatapan kecewa ia menatap lurus ke arah pangeran David yang masih duduk dikursinya dengan tenang. "Kau tahu Dave? Aku mengorbankan segalanya untukmu tetapi kau..." "...Mengorbankan aku, untuk segalanya!" Alexa memejamkan mata menahan nyeri di hatinya, "Jika ini adalah bayaran setimpal atas semua dosa-dosaku, maka tak apa...." "Kuharap kita tidak akan pernah bertemu lagi, bahkan di neraka sekalipun...." ---- 🦋 Warning ; This story is complicated!