Dalam Dekapan Malam

Dalam Dekapan Malam

  • WpView
    Reads 383
  • WpVote
    Votes 82
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 5, 2025
Kisah seorang gadis bernama Amira yang tumbuh dalam keluarga yang utuh, tapi tidak pernah merasa utuh di dalamnya. kedua orang tuanya terlalu sibuk mengejar ambisi masing - masing. Dirumah, ia hanya menjadi bayang - bayang, seolah hadir tetapi tak benar - benar ada. Kemudian Amira bertemu dengan laki-laki yang datang dengan tutur kata yang lembut, ia merasa seperti menemukan tempat untuk pulang. Namun, takdir kembali mengujinya. laki - laki itu bukanlah penyembuh luka, melainkan menambah sakitnya luka itu. ditengah semua kehancuran yang sedang dilanda oleh Amira, hanya satu pertanyaan yang menggema hebat di dadanya "apakah aku tidak layak mendapatkan kebahagiaan itu?".
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • Cerita yang Tak Selesai ✨💔🌙 || TAMAT
  • yang tinggal cuma luka, yang pulih cuma rumah
  • Naura & Lukanya
  • ADWITI'S LIFE: FAMILY [ Complete ]
  • Pelukan Untuk Aira
  • ELIORA
  • NESTAPA [On Going]
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Amara&Sean

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines