Story cover for AETHERIS by Y0UL4N
AETHERIS
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Apr 08, 2025
Di langit yang tak berujung, kebenaran tersembunyi di balik sayap paus terbang.

Kael hanyalah pemuda biasa di kota terapung Langis, hingga sebuah prisma kuno membawanya ke dalam rahasia besar yang terlupakan dunia. Bersama tiga sahabat tak terduga, ia menjelajahi langit, dikejar makhluk penjaga, dan diburu oleh kekuasaan yang ingin membungkam kebenaran.

Ketika langit mulai berbicara dan paus-paus raksasa menunjukkan jati diri mereka yang sesungguhnya, Kael harus memilih: tetap menjadi pemimpi, atau menjadi pemicu perubahan bagi dunia yang menggantung di udara.
All Rights Reserved
Table of contents

1 part

Sign up to add AETHERIS to your library and receive updates
or
#876petualangan
Content Guidelines
You may also like
Terraciel World: Nyanyian Darah Tertua by orangpendiam
23 parts Ongoing
Varie melangkah ragu menuju aula utama. Matanya menyapu deretan kursi bertingkat yang tak terhitung jumlahnya. Mungkin ada ribuan, atau lebih. Belum pernah ia melihat aula sebesar ini. Jantungnya berdebar, antara gugup dan kagum. Ia menarik napas dalam-dalam, mencoba menenangkan diri. Pandangannya menyapu ruangan dan terhenti pada sepasang mata biru yang begitu familiar. Pemuda itu, Kael. Sosok yang kini lebih dewasa, namun tetap dengan tatapan tajam yang tak pernah berubah. Varie menahan napas, matanya sejenak membeku. Tidak mungkin, Ini bukan kebetulan, kan? Tentu saja itu Kael, meskipun dia tampak jauh berbeda dari yang ia ingat. Kael melangkah pelan ke arahnya. Langkah-langkahnya tenang, terukur. Bukan terburu-buru, tapi juga tidak ragu. Seolah jarak di antara mereka memang tinggal menunggu waktu untuk dijembatani. Kael berhenti tepat di hadapan Varie. Beberapa detik hanya diisi keheningan. Sorot matanya tetap tajam, tapi dalamnya menyimpan sesuatu yang sulit dijelaskan, rindu yang ditahan terlalu lama. "Varie." Suaranya pelan. Varie mengerjap pelan. "Kael" ujarnya, lebih kepada dirinya sendiri. Tubuhnya seolah butuh waktu untuk menerima kenyataan itu. Tatapan mereka bertemu. ----- Di antara konspirasi kekuasaan, sihir pemusnah, dan kebenaran yang terlupakan, mereka dihadapkan pada pilihan: Mengikuti jalan yang ditentukan atau Membentuk takdir baru bersama. Darah dan mesin. Jiwa dan sistem. Saat keduanya bersinggungan, dunia tak akan lagi sama.
You may also like
Slide 1 of 9
ZEPHYRVILLE: KAEL BUMIANTARA cover
Frostveil [COMPLETE] cover
Dream World  cover
Hope Is A Curse cover
Kutukan Tumbal cover
[END] Where Should Dreams Rest?  cover
Terraciel World: Nyanyian Darah Tertua cover
Kisbrug (misteri dibaliknya) cover
ETERNITY : 16 DOSA BESAR cover

ZEPHYRVILLE: KAEL BUMIANTARA

21 parts Ongoing

Empat tahun yang lalu, ada satu tempat yang tidak akan kamu temukan di peta mana pun. Namanya hanya dibisikkan oleh mereka yang masih mengingat, dan bahkan mereka pun tak selalu sepakat tentang letaknya. Tapi bagi saya, tempat itu nyata. Karena di sanalah, sebuah memori singkat tercipta, memori tentang Kael Bumiantara. Tak banyak yang tersisa dari masa itu. Hanya serpihan kenangan yang muncul seperti kilasan dalam mimpi, begitu cepat datang, dan lebih cepat lagi pergi. Namun dari semua yang pernah terjadi, kehadiran Kael adalah yang paling sulit dilupakan. Ia bukan sosok yang mencolok. Ia tidak datang membawa cahaya atau suara. Justru karena itulah ia membekas. Empat tahun telah berlalu sejak saat itu. Dunia telah banyak berubah. Orang-orang datang dan pergi, musim berganti tanpa peduli. Namun memori itu tetap tinggal, tentang hari-hari singkat bersama Kael, tentang tempat yang tak bisa disebutkan namanya, tentang sesuatu yang mungkin hanya kami yang pernah merasakannya. Kadang saya bertanya, apakah semua itu sungguh pernah terjadi? Ataukah hanya ilusi yang ditinggalkan oleh waktu? Tapi hati saya tahu: ada satu masa, satu tempat, dan satu nama. Kael Bumiantara, yang pernah mengubah segalanya, meski hanya sebentar.