Dewi Tara : The Mystical Forest

Dewi Tara : The Mystical Forest

  • WpView
    Reads 315
  • WpVote
    Votes 67
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 31, 2025
WpInfo
Fiction
Historical
"Jika suatu hari langkahmu kembali kehilangan arah, ingatlah satu hal. Bahwa di Medang, ada sebuah dermaga yang akan setia menanti." Dewi Tara, putri penguasa lautan dari Sriwijaya, terdampar di rimba tak bernama. Ditengah belantara yang seakan tak berujung, ia menemukan seorang pria dengan sorot mata setajam cakrawala. Ialah Samaratungga, Maharaja muda dari Medang yang tersesat di tanahnya sendiri. Dibawah naungan pepohonan purba, diantara desir angin yang membawa bisikan lirih mantra lama, keduanya menapaki jalan kembali menuju peradaban. Bersama, mereka menghadapi makhluk-makhluk yang namanya hanya hidup dalam lontar kuno. Diantara riak ombak dan rimbun hutan, diantara tahta dan takdir. Sebuah kisah mulai berbisik di relung hati. Getaran yang tak seharusnya ada. Selembut desir angin laut, namun seteguh akar yang mencengkeram bumi.
All Rights Reserved
#17
mapleuniverse
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ONE NARA
  • ETERNAL SWORD
  • Nusa Antara
  • (TERBIT CETAK) The Sacred Borneo : Hunt of Lembuswana
  • Bulan Merah Wilwatikta [TAMAT]
  • The Perfect Bouquet
  • Water Lily Of Kurukshetra | Teratai Kurukshetra
ONE NARA

Ribuan tahun setelah pertarungan sengit antara Sri Rama dan Prabu Rahwana, dunia terus tumbuh dan berkembang dalam damai. Setidaknya, itu yang terlihat di permukaan. Di balik pancaran kedamaian yang terlihat, bayang-bayang dendam yang menolak untuk terlelap mulai bangkit kembali untuk menuntut kehancuran. Seorang ras Wanara terlahir di tengah konflik yang bahkan dunia tidak tahu, menjadikannya ras Wanara terakhir yang tersisa. Namun, benang takdir akan selalu menariknya ke dalam pusaran pertempuran ini. Keseimbangan di tanah Mandaloka ini kini ada di tangannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines