We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
A Love Lost Beneath the Blue

A Love Lost Beneath the Blue

  • WpView
    Reads 84
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 1, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
"Sebenarnya, siapa yang lebih aku butuhkan? Dia yang nyata di hadapanku, atau seseorang di masa lalu yang tak bisa kugenggam kembali?" Pertanyaan itu terus menggantung di udara-seperti kabut pagi yang enggan sirna, menggumpal di antara detak waktu yang tak pernah memberinya jawaban. Himeka Ocean, seorang perempuan yang terperangkap di antara bayang masa lalu dan kenyataan yang tak lagi ia pahami. Ia melangkah, namun hatinya terhenti di satu titik: di antara melupakan, atau terus terjatuh dalam jerat kenangan yang tak mau lepas. Di sisi lain, seorang lelaki, ia menjadi peneduh di bawah badai. Ia tinggal, bukan sehari atau dua, tapi bertahun-tahun. Ia mengusap air mata yang tak selalu terlihat, menjadi saksi luka yang tak pernah sembuh, menjadi penjaga dalam sepi yang tak pernah berakhir. Tapi bagi Himeka, itu belum cukup. Bukan karena ia tak bersyukur, tapi karena ada sesuatu yang terus dicari, terus dirindu-seseorang yang hanya hadir dalam lamunan-lamunan panjang dan sunyi. Malam demi malam, ia menelaah hatinya-seperti membaca buku tua yang penuh debu dan sobekan. Ia mencari, di setiap sudut yang pernah ia tutup rapat. Siapa yang selama ini ia tunggu? Cinta seperti apa yang hatinya dambakan? Apakah akhirnya Himeka Ocean akan menemukannya? Atau justru takdir menuntunnya membuka lembaran baru-dengan tangan gemetar namun tekad yang perlahan terbit dari reruntuhan dirinya?
All Rights Reserved
#406
abadi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NOESIS [END]
  • Sedalam Samudera
  • Tepian Semu || Lilynn✅
  • Pendekar Dari Pajajaran
  • Aksa Amerta
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Laut menyimpan rahasia ibu

Setiap pagi dimulai dengan nada yang sama. Nada yang tidak asing, tapi juga tak pernah benar-benar diingat. Seperti dengung lembut yang tumbuh dari dinding, atau bisikan yang terlalu sopan untuk membangunkan siapa pun. Anak-anak terbangun perlahan. Mereka tahu kapan harus duduk, kapan harus tersenyum, dan kapan harus mengatakan "terima kasih" pada sesuatu yang tidak pernah mereka lihat. Langit tak pernah berubah. Lantai tak pernah berdebu. Hari-hari disusun rapi seperti barisan seprai yang terlipat. Tidak ada yang jatuh. Tidak ada yang hilang. Kecuali... sesuatu yang tidak pernah disebut. Di antara semua yang seragam, ada satu yang tidak persis cocok. Seorang anak perempuan yang terlalu tenang, terlalu sering diam di tengah keramaian, dan matanya-selalu mencari sesuatu yang tidak terlihat orang lain. Serene. Ia menulis hal-hal kecil di balik kertas tugas. Hal-hal yang tidak pernah diajarkan, dan tidak boleh ditanyakan. Ia mencatat kapan musik terasa sedikit lebih sendu, kapan suara langkah di lorong tidak cocok dengan jumlah kaki. Orang bilang Serene hanya anak yang suka berpikir. Anak yang tidak pernah nakal, tidak pernah melawan. Tapi mereka tidak tahu... diam itu kadang bukan berarti lupa, melainkan mengingat terlalu banyak. Dan pagi-pagi di tempat ini, yang seharusnya hangat dan tenang, perlahan mulai terdengar berbeda- bukan karena ada suara baru, tapi karena seseorang mulai benar-benar mendengarkan. [Update setiap Malam] 《DISCLAIMER》 [DON'T COPY PASTE MY STORY!!] *Aku butuh sebuah 🌟 agar mereka yang tak terlihat tidak mendekat * Start = 14 mei 2025 Finish =

More details
WpActionLinkContent Guidelines