DISCLAIMER!!!
Cerita ini dibuat berdasarkan imajinasi di tengah kegabutan, cerita ini sengaja di buat hanya untuk hiburan teks semata, alurnya mungkin jauh dari kata logika, jadi jangan pernah ada yang membawa logika saat membaca cerita ini.
Sunoo kerja paruh waktu sebagai asisten di toko sihir pinggiran kota. Sunoo awalnya mengira ini hanya toko dukun gadungan. Tapi ternyata, pemilik tokonya bukan satu, melainkan enam penyihir cowok yang hidup ratusan tahun dan semua bodoh dalam kehidupan modern. Mereka benar benar seorang penyihir! Sunoo harus mengajari mereka cara pakai mesin kasir, belanja online, dan buka pintu otomatis. Tapi setiap hari selalu ada salah satu yang bikin bencana kecil, dari toko tiba-tiba berubah jadi istana es, sampai ramuan cinta yang bikin satu kota jatuh cinta sama Sunoo.
Selama bekerja di toko sihir tersebut, Sunoo harus menyiapkan banyak stok kesabaran bukan hanya pada pemilik tokonya saja, tapi juga pada pelanggan nya yang bisa di bilang unik dan beragam, mulai dari manusia biasa, penyihir dari jauh, ataupun mahluk mahluk aneh yang awalnya hanya ada di buku cerita.
[SHORT FIC]
Sunghoon tidak banyak bicara, tetapi dia tidak dingin atau acuh tak acuh. Dan Sunoo telah jatuh cinta pada Sunghoon selama beberapa waktu. Tetapi mereka tidak berpacaran. Tidak. Meskipun Sunghoon membuatnya merasa istimewa. Jadi Sunoo berdoa dan berharap perasaannya dibalas oleh pria yang hanya berbicara sedikit itu. Setelah bertemu Sunghoon secara tidak sengaja, mereka telah bersama selama lebih dari 7 bulan, selalu ada untuk satu sama lain. Dan meskipun Sunghoon belum tentu mengucapkan kata-kata itu, Sunoo merasa bahwa pria itu juga menyukainya, bahwa dia istimewa bagi Sunghoon.
Namun semuanya berubah ketika seseorang dari masa lalu Sunghoon datang mengetuk pintu mereka, membuat Sunoo memikirkan kembali semua yang pernah dirasakannya tentang hubungan mereka.