Rhapsodi [On Going]

Rhapsodi [On Going]

  • WpView
    Reads 9,389
  • WpVote
    Votes 991
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 4, 2025
"Biarkan setiap nada membawa cerita, dan setiap cerita membentuk jiwa." Mesa Hiraya-barista berdarah Medan-Pakistan dengan perawakan tomboy-tumbuh bersama suara mimpi yang diwariskan orangtuanya. Namun tepat ketika ia mulai menggapainya, dunia merenggut Azalea: sahabat masa kecil yang bukan sekadar teman, tapi satu-satunya tempat paling tenang di tengah badai hidupnya yang tak pernah reda. Tak ada salam perpisahan-hanya sunyi, penyesalan, rasa bersalah, dan sebuah jurnal yang perlahan membongkar sisi-sisi kehidupan yang tak pernah ia kenal. Akankah ia sanggup menyusun kembali kepingan yang runtuh, menemukan suaranya yang hilang, dan berdamai dengan kebenaran yang selama ini terkubur dalam diam? Genre : Drama Psikologis Sub genre : Mystery, slice of life/Coming of Age, Thriller Psikologis Status : on going Update : Sabtu Au version bisa dibaca di ig @imradiobodol
All Rights Reserved
#60
indonesiaidol
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Biarlah: Sebuah Kisah Tentang Sunyi dan Luka"
  • However, We Are Together ✓
  • 【𝑾𝒊𝒍𝒍 𝑩𝒆 𝑴𝒊𝒏𝒆?】
  • VIENNO LAKARSYA(TIDAK DILANJUTKAN)
  • Melankolia
  • Loving Like The Sun
  • Legacy of The Fallen Star (Completed)✔️
  • Mythology Universe (1) : HIRAETH

Hidup adalah panggung, dan setiap orang mengenakan topeng. Beberapa topeng begitu sempurna hingga bahkan pemakainya lupa wajah aslinya. Tawa bisa menjadi tirai, senyum bisa menjadi ilusi, dan kata-kata "Aku baik-baik saja" bisa menjadi kebohongan yang paling menyakitkan. Ini adalah kisah tentang seseorang yang menjalani hari-hari seperti biasa, seperti semua orang lainnya. Ia tertawa bersama teman-temannya, membantu keluarganya, mengisi waktunya dengan hobi, dan menjalani hidup seperti yang seharusnya. Tapi di balik semua itu, ada kehampaan yang tak terjelaskan, ada luka yang tak terlihat, ada pertanyaan yang tak pernah terjawab. Bagaimana rasanya hidup tanpa benar-benar merasa hidup? Bagaimana rasanya berjalan di dunia ini, tetapi tidak pernah benar-benar berpijak? Dan bagaimana jika, suatu hari, semuanya terasa terlalu berat untuk dilanjutkan? "Biarlah" bukan hanya sebuah cerita. Ini adalah perjalanan di antara cahaya dan kegelapan, kebahagiaan yang palsu dan kesedihan yang nyata, antara eksistensi dan kehampaan. Ini adalah kisah yang mungkin terlalu dekat dengan kenyataan-dan mungkin, terlalu sulit untuk diabaikan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines